Pria Ini Siang Bolong Curi Uang Rp20 Juta di STIKES AKBID Budi Mulia

Pelaku saat dimintai keterangan.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Miliki utang lama, lansia di Palembang, Dapid Rosidi nekat menyelinap masuk ke ruang kelas STIKES AKBID Budi Mulia, siang bolong. Pelaku mencuri empat unit ponsel, serta satu tas berisi uang Rp6 juta, Jumat siang (28/10/2022).

Bacaan Lainnya

Akibat ulahnya, ada tiga mahasiswi STIKES AKBID Budi Mulia menjadi korban aksi garong di siang bolong Dapid Rosidi. Ketiga korban yang kuliah di  STIKES AKBID Budi Mulia yang berada di Jalan R. A Abusamah, Sukajaya, Sukarame ini, telan kerugian sampai Rp20 juta.

Mendapat laporan tersebut, Opsnal Unit III Subdit Jatanras Polda Sumsel, pimpinan Kanit Kompol Putu Suryawan bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku di kediamannya, di Perumahan Revari, Talang Kelapa, Palembang, pada Senin (07/11) malam.

Dihadapan polisi, Dapid mengaku niat mencuri itu muncul begitu saja ketika melintas di depan TKP.

“Saya lihat sepi tidak ada orang, pintu terbuka jadi saya masuk,” terangnya.

Dari ulahnya itu, ia menjelaskan berhasil membawa kabur satu buah tas berisi uang senilai Rp6,6 juta dan empat unit ponsel dengan merek Redmi note 8, IPhone 11, dan dua unit ponsel Oppo tipe F9 dan A54.

“Di dalam tas itu tiga hp, satunya saya ambil berada di luar tas,”

Rupanya, uang senilai Rp5 juta itu tak sedikit pun ia nikmati, lantaran dirinya mengaku masih terlilit hutang lama.

“Cuman satu hp yang saya ngak jual, sisanya saya jual untuk nambahin bayar utang,” tegangnya.

Akibat ulahnya, tersangka terancam dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.

Sementara, Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihandinika membenarkan pihaknya berhasil menangkap pelaku pencurian di STIKes Akbid Budi Mulia.

“Benar sudah kita tangkap, untuk saat ini masih kita lakukan pemeriksaan lebih mendalam,” tutupnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.