Polsek SU I Palembang Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Permukiman Padat Penduduk

Writer: - Rabu, 4 November 2026
Kapolsek SU I Palembang, bersama instansi terkait saat sosialisasi dan penyuluhan bahaya Narkoba bersama BNNP Sumsel dan Polrestabes Palembang, Rabu (4/11/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Candra Budiman)

Palembang, Sumselupdate.com – Polsek Seberang Ulu (SU) I Palembang menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan dan Polrestabes Palembang untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkoba.

Sosialisasi dan penyuluhan tersebut digelar di kawasan permukiman padat penduduk, Jalan Aiptu A Wahab, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Rabu (4/11/2026).

Read More

Kapolsek SU I Palembang, Kompol Robi Sugara, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya.

Menurut Robi, sosialisasi dilakukan secara rutin dengan melibatkan BNNP Sumsel serta tokoh masyarakat di lingkungan setempat.

“Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini rutin kita lakukan dan berkoordinasi dengan pihak BNNP Sumsel maupun tokoh masyarakat di sekitar lokasi kegiatan,” jelas Robi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kota Palembang, tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat RT, lurah, camat, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Robi menjelaskan, penyuluhan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat agar terhindar dari bahaya narkoba, khususnya di wilayah Kecamatan SU I Palembang.

Materi yang disampaikan mencakup Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, jenis-jenis narkoba, dampak penyalahgunaan, ancaman pidana, hingga langkah-langkah pencegahan.

Edukasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan terhadap generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Robi menegaskan, pencegahan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha dan lingkungan kerja, sangat dibutuhkan.

“Kita tegaskan pencegahan penyalahgunaan Narkoba tidak dapat dilakukan aparat penegak hukum semata, tetapi juga sangat membutuhkan dukungan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha dan lingkungan kerja,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kesadaran bersama menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Karena itu, masyarakat, tokoh lingkungan, aparatur pemerintahan, hingga perusahaan diharapkan ikut berperan dalam mendukung upaya pencegahan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Selain memberikan penyuluhan, kepolisian juga mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi negatif di media sosial serta aktif menyampaikan informasi kepada aparat apabila menemukan indikasi peredaran narkoba maupun tindak kejahatan lainnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan,” tutup Robi.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts