Polres OKI Tangani Enam Kasus Karhutla Sejak Agustus

Kamis, 12 September 2019

Kayuagung, Sumselupdate.com – Sejak Agustus 2019, Polres OKI menangani enam
kasus kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) yang ada di wilayah hukum Polres OKI.

Hal itu dikatakan Kapolres OKI AKBP Donny Eka Syahputra melalui Kabag Ops Kompol Yudha Widyatama Nugraha dan didampingi Kasat Reskrim AKP Agus P kepada wartawan Rabu (11/9).

Read More

Kompol Yudha menjelaskan  enam kasus
Karhutla yang ditangani Polres OKI tersebut terdapat di empat kecamatan yakni Kecamatan Pedamaran, Air Sugihan, Kayuagung dan Jejawi.

“Kita juga saat ini tengah mengamankan sebanyak sembilan tersangka,” ujar Kabag Ops Kompol Yudha.

Dikatakannya, untuk kasus Karhutla ini tidak ada yang melibatkan korporasi, artinya lahan pribadi warga saja yang digunakan untuk lahan untuk menanam cabe, padi, jagung, dan ada juga untuk
membuka perumahan.

Dijelaskannya, para tersangka ini akan dikenakkan Pasal 108 Jo Pasal 69 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. “Kami pun gencar melakukan
sosialisasi, baik penyebaran maklumat maupun pemasangan spanduk disetiap desa agar masyarakat mengetahui dampak pembakaran lahan dan hutan serta mereka paham dengan ancaman pidananya,” katanya.

Ditambahkannya, upaya lain yang dilakukan untuk mencegah Karhutla ini
pihaknya juga terus melakukan kegiata patroli dan hal ini sangat efektif.

“Kami pun melaksanakan razia secara humanis. Jadi ketika kita menemukan barang-barang yang mencurigai untuk membakar maka akan langsung kita amankan,” uraiya seraya mengatakan hingga kini hotspot atau titik api masih tetap terpantau melalui kegiatan patroli gabungan bersama antara TNI dan Polri dan Manggala Agni juga BPBD OKI yang
tersebar di 8 posko di kecamatan. (ban)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts