Jakarta, Sumselupdate.com – Polisi terus mengusut pelemparan bom molotov ke Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur beberapa waktu lalu. Sejauh ini sudah ada 19 orang yang ditangkap.
“Penangkapan bertahap. Ada yang 5 (orang), ada yang 4 orang di setiap lokasi. Totalnya 19 orang,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, seperti dikutip dari detik.com, Selasa (16/11/2016).
Ke-19 orang ini ditangkap di berbagai lokasi yang berbeda. Namun semuanya masih berada di wilayah Samarinda. Boy menyebut kelompok ini merupakan bagian dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Boy menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pengusutan kasus tersebut. (pto)











