Palembang, Sumselupdate.com – Terkait kasus pembantaian terhadap keluarga Tasir (65) dan empat anggota keluarganya, Kamis (19/5), penyidik dari Polres Banyuasin dan Polda Sumsel masih kesulitan untuk mengungkap kasus tersebut.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut, menjelaskan jika rumah korban berada di pedalaman dan di tengah sawah. Sehingga warga di kampung korban tidak mendengar atau mengetahui peristiwa itu secara langsung.
“Jarak rumah antar waktu cukup jauh, di persawahan. Tidak ada saksi mata yang melihat langsung, ini salah satu kendala yang dihadapi,” kata Djarod.
Diketahui sebelumnya, penemuan lima mayat tanpa identitas sempat menghebohkan warga saat ditemukan secara berturut-turut mengapung di anak Sungai Musi yang berada di kawasan Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin.
Dari penemuan tersebut, setelah diselidiki, para korban merupakan satu keluarga yakni, Tasir bin Sarat (65), Topiah (60), Kartini binti Tasir (37), Winarti binti Tasir (14) dan Ariyam binti Tasir (6).
Kelima korban tersebut tinggal di Jalur 16, Desa Indrapura, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). (Man)











