Polda Sumsel Akui Kecolongan Dalam Perekrutan Anggota Polri

Rabu, 21 Desember 2016
Konferensi Pers

Palembang, Sumselupdate.com – Dalam perekrutan calon anggota Polri, baik itu Tamtama, Bintara maupun Perwira pihak Kepolisian Republik Indonesia melakukan tes secara transparan mulai dari seleksi tahap awal hingga tahap akhir guna menghasilkan anggota Polri yang berkualitas.

Terlebih, pihak Kepolisian tidak hanya melibatkan internal Polri itu sendiri, tetapi juga melibatkan pihak eksternal termasuk para wartawan yang ditugaskan ikut mengawasi seleksi agar tidak terjadi KKN.

Read More

Namun, ternyata pengawas internal dalam seleksi penerimaan calon anggota Polri dalam hal ini Polda Sumsel pada tahun 2016 ini merasa kecolongan karena pengawas eksternal tersebut tidak melibatkan wartawan akan tetapi dari kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Cahyo Budi Siswanto mengungkapkan, dalam seleksi penerimaan calon anggota Polri memang melibatkan pengawas eksternal dari kalangan wartawan yang resmi ditunjuk oleh Persatuan Wartawan Indonesia.

“Mungkin SDM Polda Sumsel kecolongan, namun untuk penerimaan calon anggota Polri tahun yang akan datang pihak akan memilih wartawan yang resmi dan benar benar ditunjuk oleh PWI disertai surat tertulis,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Sumsel Oktaf Riyadi mengaku, terkejut saat tahu tahun 2016 PWI Sumsel tidak lagi dilibatkan dalam pengawasan perekrutan calon anggota Polri di Polda Sumsel namun tahu ada oknum LSM yang mengaku dari PWI yang masuk sebagai anggota pengawas perekrutan anggota Polri di Polda Sumsel.

“Saya dan jajaran nanti akan bersilaturahmi dengan Kapolda langsung untuk meng-clear-kan masalah ini,” tukasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts