PKB Sumsel Segera Siapkan Nama Calon Wakil Bupati Muaraenim Pengganti Juarsah

Ketua PKB Sumsel, Ramlan Holdan.

Palembang, Sumselupdate.com – Sejak tertangkapnya pasangan Bupati dan Wakil Bupati Muaraenim oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), roda pemerintahan Kabupaten Muaraenim dijalankan oleh Plh Bupati Nasrun Umar yang telah ditunjuk oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru.

Agar kekosongan tersebut tidak berlangsung lama, maka DPRD Muaraenim dalam waktu dekat akan segera berkonsultasi kepada pihak Kemendagri.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, sembari menunggu jadwal pemilihan bupati dan wakil bupati pengganti, sebagai partai politik pengusung, PKB segera menyiapkan kadernya untuk duduk sebagai wakil bupati.

Dikatakan Ketua PKB Sumsel, Ramlan Holdan, hingga kini belum ada usulan nama calon baik Bupati maupun Wakil Bupati Kabupaten Muaraenim dari tiga partai yang berhak yaitu Partai Demokrat, Partai Hanura, dan PKB  ke DPRD Muaraenim.

“Untuk posisi Wakil Bupati Muaraenim, kita akan melihat prosesnya dulu, di mana anggota DPRD Muaraenim rencananya baru akan konsultasi ke Kemendagri. Dari hasil konsultasi itu, baru bisa diketahui apakah proses ini bisa dilanjutkan atau tidak? Apalagi sekarang sudah ada Plh,” katanya, Minggu (7/3/2021).

Menurut Ramlan, jika proses pemilihan bupati dan wakil bupati sudah dilakukan, maka sesuai arahan dan instruksi DPP PKB maka calon Wakil Bupati Muaraenim harus dari kader PKB dan ini akan disiapkan.

“DPW PKB Sumsel sudah diminta DPP PKB untuk Wakil Bupati Muaraenim harus dari PKB seperti sebelumnya, di mana Juarsah yang merupakan kader PKB duduk sebagai wakil bupati,” ungkap Ramlan.

Namun sebelum pada tahapan itu, lanjut Ramlan, tugas awal PKB Sumsel yakni mengawal proses pemilihan ulang calon Sekda Muaraenim.

Ini dilakukan agar tidak ada kesalahan yang terulang yang menyebabkan ditolaknya nama-nama calon sekda Muaraenim oleh KASN.

“Untuk Sekda Muaraenim ini, kita belum mengetahui proses pemilihannya seperti apa? Kita akan melihat dulu perkembangan terakhir bagaimana termasuk petunjuk dari Kemendagri?,” ungkap Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan.

Diungkapkan Ramlan, sudah banyak komentar terkait lambannya proses pemilihan sekda Muaraenim ini.

Sehingga, pihaknya mempertanyakan proses pemilihan sekda tersebut.

“Kita juga pertanyakan prosesnya bagaimana? Karena ini sudah menggunakan dana APBD untuk melakukan  proses pemilihan sekda ini,” katanya.

Akibat lambannya proses pemilihan sekda, Ramlan juga mempertanyakan kinerja Sekda Provinsi Sumsel yang saat ini menjabat sebagai Plh Bupati Muaraenim.

“Sebagai ketua tim penyeleksi apakah tidak cermat adanya permasalahan. Jadi betul apa yang disampaikan oleh ketua komisi I DPRD Sumsel. Kalau ini bermasalah, artinya Sekda Provinsi ini tidak cermat termasuk tokoh-tokoh didalamnya yang memiliki kapabilitas luar biasa. Nah, kalau ini dianggap salah, berarti mereka enggak paham. Salahnya dimana ini, kalau proses itu mau di ulang,“ katanya.

Oleh karena itu, lanjut Ramlan, pihaknya akan melihat kesalahan seleksi pertama sehingga ditolak oleh KASN.

“Harus tahu dulu salahnya dimana, kenapa prosesnya diulang dan jangan berdasarkan suka tidak suka, karena hal ini ada aturan main di ASN,” pungkas Ramlan. (bum)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.