PHE Jambi Merang Terima Penghargaan atas Pemulihan Mangrove di Sungsang IV

Writer: - Minggu, 30 November 2025
PHE Jambi Merang menerima Piagam Penghargaan Kontribusi Penanaman Pohon dalam kegiatan yang digelar di Bumi Perkemahan Gandus, Palembang, pada 25 November. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Palembang, Sumselupdate.com – Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh pada 28 November menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran merawat dan memulihkan lingkungan.

Salah satu kawasan yang menunjukkan pentingnya ekosistem tersebut adalah Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel).

Read More

PHE Jambi Merang melalui Program Penghijauan Hulu Migas bersama SKK Migas Sumbagsel dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Sumsel telah melakukan upaya pemulihan ekosistem mangrove di desa tersebut.

Komitmen ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui penyerahan Piagam Penghargaan Kontribusi Penanaman Pohon dalam kegiatan yang digelar di Bumi Perkemahan Gandus, Palembang, pada 25 November.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kontribusi industri hulu migas dalam penanaman pohon dan pelestarian lingkungan berkelanjutan di Sumsel.

Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, turut memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terus terjalin.

“Terima kasih kepada semua pihak yang tidak berhenti merawat lingkungan, termasuk para pelaku industri yang terlibat langsung menanam pohon. Semangat seperti ini penting kita jaga bersama sehingga menjadi kebiasaan dan budaya demi masa depan lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

Momentum HMPI kembali mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem yang selama ini menjadi penopang kehidupan masyarakat, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap perubahan alam.

Sejak 2024, PHE Jambi Merang telah menanam 1.000 pohon mangrove jenis api-api dan jungkang di lahan seluas 0,1 hektar.

Upaya ini berlanjut pada 2025 dengan persiapan penanaman 2.000 pohon mangrove jenis bruguiera sexangula (tumu) di area 0,2 hektar.

Peringatan HMPI 2025 juga diisi dengan penanaman pohon secara simbolis sebagai penegasan bahwa pemulihan lingkungan merupakan gerakan kolektif yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Field Manager PHE Jambi Merang, R Satrio Mursabdo, menegaskan bahwa keberlanjutan selalu menjadi prinsip perusahaan.

“Kami berupaya memastikan bahwa kegiatan hulu migas turut menghadirkan manfaat nyata, bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga bagi keberlanjutan di masa mendatang,” ungkapnya.

Ke depan, PHE Jambi Merang akan terus memperkuat inisiatif penghijauan melalui penanaman mangrove di Desa Sungsang IV dan wilayah operasi lainnya.

Inisiatif ini mendukung kehidupan masyarakat yang bertumpu pada hutan mangrove, di mana akar-akarnya menjadi habitat bagi ikan, kepiting rawa, dan udang yang menopang perekonomian warga.

Bagi masyarakat desa, mangrove bukan sekadar deretan pohon di tepi laut, melainkan pelindung, penjaga, dan sumber mata pencaharian.

Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, perusahaan berharap setiap pohon yang ditanam dapat menjadi awal bagi pulihnya ekosistem serta terjaganya kehidupan masyarakat pesisir.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts