Laporan Rahmat Agusman
Martapura, Sumselupdate.com – Puluhan nasabah Bank BRI Cabang Pembantu (Capem) Martapura, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan menunggu berjam-jam untuk melakukan transaksi.
Ternyata pemicunya petugas teller Bank BRI tersebut tidak ada di tempat. Nasabah yang terlantar tersebut didominasi Panitia Pemungutan Suara (PPS) KPU OKU Timur yang akan mengambil honor mereka.
Salah satu petugas PPS yang enggan disebutkan namanya mengaku, dia beserta rekan sesama PPS sudah berada di BRI yang terletak di Jalan Merdeka, Cidawang sejak pukul 07.30 WIB.
Namun hingga pukul 10.00 WIB lebih petugas teller belum juga datang. Sayangnya, pihak bank tidak memberi keterangan atau penjelasan apapun kepada sejumlah nasabah yang dari tadi menunggu.
“Kami kesini untuk mengambil honor, tapi dari pagi sampai jam sepuluh lebih ini masih belum dilayani, karena tidak ada petugas tellernya. Sementara kami harus bekerja lagi, setelah mengambil honor ini,” cetusnya yang menyesalkan pelayanan bank milik negara ini.
Akibat menunggu lama, banyak rekan mereka sesama PPS yang terpaksa meninggalkan BRI karena harus bekerja lagi. Parahnya lagi PPS tersebut kebanyakan dari desa yang jarak tempuhnya tidak dekat.
“Setelah pulang kami diberitahu sekitar pukul 11.30 WIB kalau honor sudah bisa diambil. Apakah begini pelayanan dari BRI. Kami seluruh PPS sangat menyesalkan”, keluhnya.
Sementara itu, Adam Pribadi selaku Supervisor Bank BRI Capem Martapura ketika dikonfirmasi media mengakui keterlambatan disebabkan petugas teller Bank BRI yang biasa sedang cuti.
“Karena teller cuti jadi digantikan oleh petugas teller dari Baturaja. Untuk lebih jelasnya langsung hubungi pihak Cabang Baturaja karena saya sedang sibuk melayani,” katanya singkat. (**)











