PALI, Sumselupdate.com -PT Pertamina EP Asset 2 dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) IX Sumatera Selatan tahun 2016.
Namun kali ini, UKW dikemas dalam tajuk Media Gathering Asset 2 dan UKW tahun 2016.
Sedikitnya 28 jurnalis yang berasal dari wilayah operasional kerja Pertamina EP Asset 2, seperti PALI, Ogan Ilir, Muaraenim, dan Prabumulih mengikuti UKW yang dilaksanakan dua hari pada 3 sampai 4 Juni 2016.
Media Gathering yang dipusatkan di Gedung Patra Ria Komplek Pertamina Prabumulih dibuka secara resmi oleh Asisten II Pemerintah Kota Prabumulih, MHd Yusuf Arni.
General Manager Pertamina EP Asset 2, Ekariza menilai, kegiatan seperti itu sangat positif. Untuk itu, pihaknya bersedia menjadi sponsor demi menghasilkan pewarta yang berkompeten.
“Kita berharap semua peserta yang mengikuti media Gathering Asset 2 UKW 2016 ini khususnya, dan para jurnalis di Indonesia umumnya bisa menjunjung tinggi kode etik dalam bekerja di lapangan. Karena, kami sebagai mitra merasa bangga bisa memfasilitasi kegiatan ini kepada para jurnalis,” tandas mantan Field Manager PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field ini.
Sementara itu, Kamsul Hasal, Kepala Bidang Kompetensi Wartawan PWI Pusat menjelaskan, jika UKW pada kesempatan ini hanya mengingatkan saja kepada seluruh pelaku media untuk kembali memahami kode etik jurnalis dalam aktivitas kesehariannya.
“Kalau terjadi pelanggaran kode etik, kartunya bisa dicabut. Salah satu bentuk pelanggaran di antaranya melakukan pemerasan, plagiat, dan copy paste. Jika hal ini terjadi pada narasumber, narasumber bisa melaporkan/mengadukan hal ini melalui web Dewan Pers di bagian pengaduan,” jelas Kamsul.
Dari hasil UKW 2016 kemarin, 26 pewarta dinyatakan telah lulus kompeten, sedangkan dua orang pewarta belum dinyatakan kompeten.
Hal itu didapat dari hasil keempat dewan penguji, antara lain Ketua PWI Sumsel, H. Oktaf Riadi, Djunaedi TA, Kamsul Hasan, dan Sahid Iskandar. (adj)











