Peresmian Graha HMI Bandung, Ditandai Pembukaan Pusat Kreativitas Produk Halal dan Inkubasi Bisnis

Peresmian Masjid dan Graha HMI Bandung, Jumat (30/10/2020)

Bandung, sumselupdate.com – Pihak YAHMI (Yayasan Harapan Mukhlisin Indonesia) mengajak seluruh kader dan alumni HMI untuk melakukan transformasi digital. Untuk itu, diperlukan perombakan pola pikir dan cara kerja kader HMI yang konvensional menjadi semakin digital. Caranya dengan mendorong sebanyak mungkin digital initiatives di Himpunan ini.

Demikian disampaikan Berliana Kartakusumah, Ketua Umum YAHMI dalam peresmian Masjid dan Graha HMI Bandung, Jumat (30/10/2020). Acara peresmian yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan sejumlah tokoh HMI seperti Ir. Akbar Tanjung, Prof. Moermahadi Soerja Djanegara, Umi Cia Malik Zein, Happy Bone Zulkarnain, KH. Miftah Faridl, Ferry Mursyidan Baldan dan ketua panitia pembangunan Amri Zaman serta sejumlah alumni dan kader HMI ini digelar dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Graha HMI Bandung yang baru diresmikan ini berupa bangunan 4 lantai. Lantai 1 untuk masjid, lantai 2 untuk sekretariat HMI dan ruangan-ruangan kelas untuk perkaderan, serta lantai 3 untuk wahana kreativitas kader HMI. Ada juga lantai basement untuk parkir mobil dan motor.

Renovasi total bangunan yang berada di Jalan Sabang 17 Bandung ini karena bangunan lama yang sudah ada sejak tahun 1956 terlihat rapuh dimakan usia. Sejak 3 tahun lalu, alumni HMI Bandung pun berkomitmen untuk membangun Gedung baru, maka jadilah Graha HMI Bandung yang berdiri kokoh dan megah.

Bersamaan dengan peresmian ini, YAHMI menandatangani MOU dengan 2 lembaga ternama, yakni AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia) dan IHLC (Indonesia Halal Lifestyle Center). Hadir pada sign MOU ini yakni Ketua YAHMI Berliana Kartakusumah bersama Chairman IHLC Dr. Sapta Nirwandar dan Direktur Eksekutif AFPI Kuseryansyah.

Dalam kerangka kerjasama dengan kedua lembaga ini, YAHMI berkomitmen agar Graha HMI Bandung diarahkan sebagai tempat untuk mendidik dan memfasilitasi kader HMI masuk ke dunia digital. Pada gilirannya, Graha HMI Bandung akan mewadahi kader HMI yang tertarik terjun menjadi pelaku industri kreatif produk halal untuk diinkubasi serta menjadi sarana komunikasi antar pelaku industri kreatif di Bandung.

“Graha HMI Bandung akan menginkubasi start up kader HMI pelaku industri kreatif produk halal. Ke depan, Graha HMI Bandung akan menjadi Silicon Valley-nya Bandung, atau rumah bagi kader HMI yang terjun di banyak industri teknologi digital,” tegas Kang Ber, panggilan akrab Berliana, disambut tepuk tangan hadirin.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memberikan kata sambutan pada peresmian Masjid dan Graha HMI Bandung

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya di acara peresmian itu pun menyatakan kekaguman dan apresiasinya atas peran dan kontribusi kader-kader HMI maupun alumni HMI bagi umat, bangsa dan negara.

“Saya sering menerima masukan positif dari kader-kader HMI maupun alumni HMI, yang disampaikan secara informal. Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya,” ujar Ridwan Kamil.

Salah satu wujud apresiasinya itu diwujudkan dengan memberikan beasiswa untuk aktivis mahasiswa.

“Saya alokasikan dana 30 miliar untuk pemberian beasiswa buat aktivis mahasiswa,” tegas gubernur yang kerap disapa dengan panggilan RK ini.

Dalam acara ini, Ketua Umum HMI Cabang Bandung dan Ketua Umum Badko HMI Jawa Barat juga memberikan cinderamata kepada sejumlah Tokoh Alumni HMI Bandung. Cinderamata itu di antaranya berupa lukisan Bang Imad (almarhum Imaduddin Abdul Rohim) sebagai simbol adanya keinginan besar mengembalikan gerak perjuangan kader HMI ke dalam ruh Islam, di tengah budaya sekuler yang melanda mahasiswa di Bandung.

Selain itu, ada lukisan Ferry Mursyidan Baldan yang menjadi simbol semangat menjadikan HMI sebagai organisasi modern. Juga lukisan Bang Amri Zaman, Ketua Panitia Pembangunan, yang sukses  meramu berbagai aspirasi kader dan alumni HMI.

Lukisan Kang Berliana dan buku Kumpulan Puisi Lilik Muflihun juga ikut menjadi cindera mata dalam acara tersebut. Terakhir, lukisan sosok Umi Cia adalah Ibunda seluruh aktivis HMI, khususnya HMI Bandung. Dalam sosok Umi Cia, tercermin aktivitas pergerakan dan perjuangan kader HMI. Umi Cia termasuk salah seorang pendiri HMI Cabang Bandung di era tahun 1956.

Acara peresmian diakhiri dengan sholat Jumat Perdana di Masjid HMI Sabang 17 dengan Khotib Prof. Dr. KH. Miftah Faridl. (ril)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.