Palembang, Sumselupdate.com – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan akan segera mengkaji, terkait maraknya berita bohong atau hoax yang bertebaran di media sosial (medsos) akhir-akhir ini, dan mengajak para pengguna medsos untuk bersikap cerdas dalam menerima atau menebar informasi yang didapatkan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumsel, Farhat Syukri, Rabu (22/03/2017) menegaskan akan serius menangani berita hoax yang beredar di media sosial (medsos) dan meresahkan tersebut. Dan berencana dalam waktu dekat dengan menggandeng pihak terkait untuk duduk bersama mencari solusi mengatasi berita hoax.
Menurutnya ada beberapa cara yang nanti akan dilakukan untuk menangani berita hoax yang diposting di situs dan medsos. Nanti akan diketahui jika berita hoax ditampilkan oleh situs maka penanganannya dapat dilakukan dengan penyaringan.
”Kita akan melakukan upaya mengingatkan melalui berbagai kesempatan kepada pengguna medsos seperti Facebook, Twitter, dan sebagainya,untuk mengguanakan media itu sebagaimana mestinya dan bermanfaat bagi orang yang membacanya,” ujarnya.
Lebih lanjut menurut Farhat, upaya yang dilakukan untuk menangani masalah ini adalah menyiapkan formula penanganannya, intinya menghimbau agar pengguna medsos bisa memilah berita yang benar atau berita yang cuma menebar kebencian dan bohong.
“Bagi kami yang penting adalah melakukan upaya untuk melawan hate speech (ujaran kebencian), hoax, provokasi, dan sebagainya yang disebarkan melalui berbagai media sosial,” ucapnya.
Kepada masyarakat diingatkan untuk selalu cerdas dan berhati-hati dalam menggunakan jaringan internet, termasuk menghadapi berita bohong di medsos, lakukanlah penyaringan setiap akan memposting suatu informasi agar tidak meresahkan dan menyinggung orang lain. (adi)











