Palembang, Sumselupdate.com – Di tengah fokus persiapan turnamen Piala Gubernur Kaltim, punggawa Laskar Wong Kito pun kini tengah hanyut dengan khusuknya menunaikan kewajiban sebagai muslim. Pemain SFC yang muslim, kini mulai membuat tradisi yang lebih Islami di locker room SFC di stadion Gelora Sriwijaya. Setiap kali akan memulai latihan sore, mereka menunaikan shalat berjamaah.
Bahkan sang juruk racik, Beny Dollo walau sebagai penganut Nasrani begitu bijak dengan memberikan keluasan waktu bagi pemain untuk shalat. Juga pemain non muslim lain yang tampak begitu menghargai teman seprofesi mereka untuk menjalan shalat.
“Saya memang memberikan jeda waktu bagi pemain muslim. Jadi latihan saat ini kita mulai tepat setelah mereka shalat. Apalagi, dengan tempat tinggal yang sekarang di Wisma Atlet, artinya jaraknyapun cukup dekat dan waktu tidak banyak terbuang,” ujar pelatih kepala SFC, Beny Dollo, Rabu (24/2)
Bukan hanya shalat berjamaah, punggawa SFC pun kini mulai belajar menjadi Imam, belajar menjadi muadzin. Mulai dari Supardi, Ridwan dan Amir bergantian menjadi Imam. Begitu juga Ichsan Kurniawan dan Bayu Gatra yang juga bergantian menjadi Muadzin.
“Yah ini kewajiban kita yah. Gak juga gimana, tapi cuma ingin mentaati perintah Nya,” ucap Supardi sambil sesekali memegangi janggut
Tinggal di Wisma Atlet pun, memang punggawa SFC juga sangat taat menjalani kewajiban menunaikan shalat. Usai menjalani latihan, mereka yang pulang ke Wisma langsung buru-buru berangkat ke Masjid BNI yang berada di depan gerbang Wisma. Bahkan, beberapa kali terlihat pemain sengaja menyambung waktu dari Magrib sampai Isya baru pulang ke Wisma untuk makan malam.
“Yah kita tunaikan saja. Kita ini menjalankan kewajiban,” ucap pemain asli Bangka ini. (dek)











