Palembang, Sumselupdate.com – Rencana pencabutan pembekuan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi menimbulkan beragam komentar dikalangan pemain Laskar Wong Kito, diantaranya pemain belakang Sriwijaya FC, Thierry Ghuttuessi.
Pemain berkebangsaan Kamerun ini, tidak tau secara pasti titik masalah konflik antara Menpora dan PSSI, namun dirinya hanya berharap siapa saja yang akan mengelola kompetisinya, dapat berjalan dengan bagus.
“Saya tidak tau real permasalahannya apa. Tapi, yang saya pikir, kalau Menpora atau PSSI ambil ISL, mereka harus buat kompetisi yang bagus, sehingga tim bisa memulai berkompetisi lagi, dan anak-anak Indonesia bekerja dengan enjoy seperti dulu,” ucapnya, Jumat (26/2)
Dirinya menilai, atmosfer sepakbola Bumi Pertiwi sangat bagus, lebih keras dibandingkan kompetisi-kompetisi negara yang ada di dekat Indonesia.
“Liga Indonesia lebih keras, kuat, dibandingkan dengan kompetisi di negara yang dekat dengan Indonesia. Tapi, kalau ada masalah terus, itu juga tidak bagus, saya percaya kalau liga Indonesia mulai bisa kuat dan berjalan lama,” ujarnya.
Sementara itu, gelandang bertahan klub kebanggaan masyarakat Sumsel Asri Akbar menambahkan, dengan adanya wacana pencabutan pembekuan PSSI. Menurutnya, merupakan angin segar kompetisi tanah air dapat bergulir kembali.
“Itu bagus bro, tentunya saya senang dan bersyukur, semoga setelah ini tidak ada masalah lagi yang menerpa persepakbolaan Indonesia, supaya berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya singkat.
Sedangkan, menurut pemain belakang SFC, Syaifull Indra Cahya mengatakan jika pencabutan pembekuan PSSI tersebut, baru sebatas wacana saja. Lantaran, yang diminta Menpora, La Nyalla turun dari ketum PSSI.
“Menpora juga meminta untuk Kongres Luar Biasa (KLB), namun dengan demikian kompetisi pasti kembali seperti dahulu lagi, dan dapat jelas kembali,” ujar Syaeful.(dek)











