Pengerebekan Bandar Narkoba di Boom Baru, Polisi Dilempari Batu, Benteng dan Orang Kepercayaan Diringkus

Pengerebek bandar Narkob di Boom Baru, satu orang berperan sebagai benteng dan dua orang kepercayaan berhasil ditangkap poisi.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Satuan Narkoba Polrestabes Palembang kembali mengerebek daerah rawan Narkoba baru tepatnya di Jalan Slamet Riyadi, Lorang Manggar II, Kecamatan Ilir Timur 1, Palembang, Kamis (23/9/2021) sore.

Read More

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Palembang, AKBP Andi Supriadi membenarkan, dari kemarin sore hingga pagi  Jumat (24/9/2021), telah menggrebek daerah rawan Narkoba di Boom Baru Palembang.

Barang bukti yang diamankan.

“Kemarin sore kita melakukan tindakkan represif di Boombaru sampai pagi tadi. Kita masuk pertama dengan satu unit, namun ada lemparan batu ke arah kita,” ujarnya kepada awak media dalam press realese-nya, Jumat (24/9/2021) sore.

Ia mengungkapkan, karena saking banyaknya CCTV yang terpasang di awal masuk lorong, hingga ke rumah bandar narkoba menyebabkan bandar besar berinisial D berhasil kabur.

Namun, anggotanya berhasil menangkap dua pemuda yang berperan sebagai ‘benteng’ dan orang kepercayaan bandar narkoba bernama F Apriyansyah (29) dan Mardian (20).

Pelaku yang berhasil ditangkap Satnarkoba Polresta Palembang.

Satu di antaranya membuang narkoba yang tersimpan di dalam bungkus kotak rokok seberat 1,12 gram, saat mengetahui aparat kepolisian mau menggrebek kawasan tersebut.

“Hingga saat ini pelaku belum mau memberikan keterangannya diupah berapa. Namun kita menemukan shabu yang dibuangnya saat kita mau masuk,” jelasnya.

Selain itu, barang bukti yang berhasil diamankan tiga buah batu, tujuh CCTV, sembilan senjata tajam, tiga dekoder, kabel CCTV, sebuah timbangan digital, empat plastik bening, dan sepeda motor RX King. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.