Pengangkatan Kepala Desa Persiapan di PALI Kangkangi Aturan, Begini Penjelasan DPRD

Suasana musyawarah antara DPRD PALI dan Kades Persiapan

PALI, Sumselupdate.com — Adanya wacana dari Pemerintah Kabupaten PALI terkait jabatan Pjs. Kepala Desa Persiapan yang akan dijabat oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), membuat 17 kades desa persiapan dari 26 desa persiapan yang ada di kabupaten PALI, mendatangi kantor DPRD kabupaten PALI, di Jalan Pian, Komperta Pendopo, Senin (15/3/2021).

Namun, saat digelar musyawarah yang dipimpin langsung Ketua DPRD PALI H Asri AG, serta dihadiri oleh ketua komisi I Suarno SE, ketua Komisi III, Edi Eka Puryadi, sejumlah anggota DPRD PALI dan Kabag Hukum Setda PALI, Haryono, serta Polsek Talang Ubi, mencuat fakta bahwa pengangkatan Kepala Desa Persiapan ternyata selama ini dibentuk tidak berdasarkan aturan alias mengangkangi aturan.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPRD PALI, H. Asri di depan belasan kades persiapan.

“Pengangkatan kades persiapan tidak berdasarkan aturan, SK kades persiapan sudah cacat demi hukum kalau mau menegakkan aturan, harusnya dari awal aturan itu ditegakkan. Jangan baru sekarang, mau berbicara tegakkan aturan, janganlah dipermainkan hanya demi kepentingan sesaat,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Asri juga mengatakan, pada dasarnya DPRD PALI sejak awal tidak pernah mempermasalahkan pembentukan desa persiapan di PALI dan dewan PALI sangat mendukung penuh agar pembangunan di PALI bisa dipercepat.

“Kalau sesuai aturan, dari awal kita sudah kangkangi aturan itu. Tapi dengan pertemuan ini kita usulkan ke pemerintah agar Kades Persiapan tetap yang lama sampai evaluasi selesai. Kedua selesaikan masalah keuangan desa persiapan dan ketiga berdasarkan hasil evaluasi, diperbolehkan adanya pergantian Kades,” kata H Asri.

Sementara itu, perwakilan dari forum kepala desa persiapan, Waren, yang juga kepala Desa Persiapan Air Itam menyatakan menolak keras wacana itu karena tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu akan adanya pergantian itu.

“Kami mendapat informasi bahwa hari Rabu besok bakal ada pengukuhan atau pelantikan pejabat Kades Persiapan di Abab, sementara kami tidak diberi tahu sebelumnya. Sedangkan kami telah menghadap bupati sebelumnya, dimana saat itu bupati memerintahkan kepala DPMD membuat perpanjangan SK kami, serta kami juga sudah menghadap kepala DPMD dan jawaban dia (kepala DPMD) SK kami telah keluar dan tinggal dibagikan,” kata Waren.

Waren juga menegaskan bahwa apabila ada pelantikan pergantian Kades Persiapan, maka seluruh kades persiapan akan lakukan aksi.

“Padahal pada bulan 10 tahun ini seluruh desa persiapan yang jumlahnya ada 26 desa akan dievaluasi baik secara geografis dan kependudukan. Namun dengan adanya informasi ini kami kecewa dan kami akan lakukan aksi apabila wacana itu dilaksanakan sebelum Pemkab PALI menyelesaikan keuangan dengan kami,” tandas Waren.

Sementara itu, Haryono Kabag Hukum menerangkan bahwa untuk pemberhentian dan pengangkatan 26 kades persiapan tahun 2021, pihaknya telah menerima surat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

“Sesuai aturan dan undang-undang bahwa pejabat kepala desa persiapan harus dipegang PNS. Kemudian kami ajukan dua opsi SK ke Bupati, yang pertama opsi Kades yang lama dan opsi yang kedua Kades dari PNS. Untuk teknis itu adalah DPMD, tapi kewenangan sepenuhnya ditangan Bupati, apakah SK yang ditandatangani itu opsi PNS atau yang lama kami belum mengetahui,” terangnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.