Pencapaian Target Pajak Kabupaten OKU Timur Lebih dari 100 Persen

Ilustrasi

Martapura, Sumselupdate.com – Pencapaian target Pajak Daerah Kabupaten OKU Timur selama Tahun 2017 tembus hingga 134 persen. Dari target pajak senilai Rp21 miliar, realisasi hingga akhir Tahun 2017 tercapai sebesar Rp28 miliar lebih, atau 134 persen.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD), Elfian Syawal kepada koran ini diruang kerjanya, Senin (15/1/2018).

Bacaan Lainnya

“Untuk pajak yang kita kelola sepenuhnya oleh BP2RD yaitu pajak daerah dan lebih dari apa yang ditargetkan (Pencapaian – red). Sementara untuk Retribusi Daerah tidak sepenuhnya kita yang kelola, tergantung bidang dan instansi yang terkait,” jelasnya.

Dipaparkannya, khusus pajak daerah sendiri, Elfian menjelaskan terdiri dari 10 item pajak. Antara lain, Pajak Penerangan Jalan (PPJ), Pajak restoran, Pajak hotel, Pajak Hiburan, Reklame, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Sarang burung Walet, Pajak Air Tanah, Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan serta Pajak Bumi dan Bangunan dari sektor pedesaan dan perkotaan. “Jadi hanya 10 jenis pajak tersebut yang dikelola sepenuhnya oleh BP2RD,” ucapnya.

Sejauh ini, Elfian juga menilai kesadaran masyarakat OKU Timur dalam melaporkan aset dan membayar kewajiban pajak sudah cukup baik. Namun, pihak BP2RD sendiri, akan terus melakukan upaya pendataan maupun mencari sumber pajak baru untuk meningkatkan PAD 2018 ini.

“Langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mewujudkan pencapaian target berupa Intentifikasi dan ekstensifikasi (mencari sumber2 baru). Data ulang objek pajak karena dinamis, bisa bertambah maupun berkurang,” paparnya.

Adapun pencapaian target pajak dan retribusi daerah Kabupaten OKU Timur selama Tahun 2017 secara keseluruhan yaitu Rp78.329.705.574 dari target Rp73.655.580.600 atau sebesar 106 persen. (mat)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.