Pemkot Palembang Keluarkan Surat Edaran Terbaru, Shalat Ied di Masjid Agung Dilaksanakan Sangat Cepat

Penyekatan jalan dilakukan oleh petugas kepolisian mulai dari Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Pasar Cinde, di Jalan Kolonel Atmo, dan ruas jalan lain yang akan mengarah Masjid Agung Palembang, Kamis (13/5/2021).

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Surat keputusan dari Walikota Palembang Harnojoyo yang mendadak keluar sore kemarin, berpengaruh besar dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 Hijriah yang digelar hari ini terutama di Masjid Agung Palembanag, Kamis (13/5/2021).

Bacaan Lainnya

Dari pantauan Sumselupdate.com penyekatan jalan dilakukan oleh petugas kepolisian mulai dari Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Pasar Cinde, di Jalan Kolonel Atmo, dan ruas jalan lain yang akan mengarah Masjid Agung Palembang.

Tak heran, sesampai di Masjid Agung Palembang hanya ada sedikit jamaah yang berada di halaman maupun luar halaman Masjid Agung.

Tim Sumselupdate.com pun bertanya ke salah satu pengurus Masjid Agung Palembang, jika pelaksanaan shalat Ied berlangsung singkat.

Penyekatan jalan dilakukan oleh petugas kepolisian mulai dari Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Pasar Cinde, di Jalan Kolonel Atmo, dan ruas jalan lain yang akan mengarah Masjid Agung Palembang, Kamis (13/5/2021).

“Pelaksanaan shalat Ied tadi mulai pulul 06.15 WIB dan selesai pukul 07.00 WIB. Kami disuruh cepat shalatnya oleh aparat, terpaksa kami laksanaan,” ujar salah satu pengurus Masjid Agung Palembang yang enggan namanya ditulis.

Ia mengaku sangat kecewa pelaksanaan shalat Ied tahun 2021 ini dilarang.

Kekecewaan diungkapkan senada oleh satu jamaah Masjid Agung Palembang, Ardiansyah. Warga yang tinggal di kawasan 14 Ilir Palembang mengaku kecewa pelaksanaan shalat Ied dilarang.

“Ya kecewa ya mas kita tahun ini tak bisa menikmati shalat di Masjid Agung. Padahal saya dan keluarga setiap tahun shalat di Masjid Agung yang merupakan salah satu Ikon Kota Palembang ini,” ucapnya.

Pengamanan pelaksanaan shalat Ied ini sendiri dilakukan tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel bersama dengan anggota  Satlantas Polrestabes Palembang.

Suasana jalan protokol di Kota Palembang sepi.

Saat dikonfirmasi baik Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Cornelius F Hotman dan juga Wakapolrestanes Palembang AKBP Andes enggan berkomentar terkait  pengamanan shalat Ied di Masjid Agung Palembang.

Hingga kini jemaah Masjid Agung Palembang telah pulang ke rumahnya masing-masing.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mendadak mengeluarkan keputusan larangan warga menggelar shalat Idul Fitri di masjid secara menyeluruh.

Keputusan itu sekaligus menganulir izin shalat berdasarkan zonasi kelurahan sebelumnya telah dikeluarkan.

Kepala Kemenag Kota Palembang Deni Priansyah di Palembang, Rabu (12/5), mengatakan keputusan tersebut diambil Pemkot Palembang bersama Kemenag, Polrestabes dan Kodim 0418/Palembang kemarin atas dasar peringatan Satgas Covid-19 karena Palembang masih zona merah.

“Jika tetap ada yang melaksanakan Shalat Ied di masjid maka konsekuensinya ditanggung pengurus masjid,” ujarnya dilansir Antara.

Surat keputusan bersama tersebut diterbitkan dengan nomor 1/KPTS.BER/II/2021, nomor 1258/KPTS/KK.06.05.02/HN.02/05/2021, nomor B/1326/V/OPS/2021, dan nomor B/250/V/2021.

Selain pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1442 Hijriah, surat keputusan itu juga mengatur terkait dengan peringatan Kenaikan Isa Almasih Tahun 2021 dalam kondisi pandemi Covid-19.

Pada ketetapan kedua surat keputusan menyebutkan pelaksanaan ibadah sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu (Idul Fitri dan Kenaikan Isa Almasih) dilaksanakan di rumah masing-masing dengan keluarga inti.

Selanjutnya, poin ketiga menyatakan SE Kemenag Palembang nomor 1222/SE./KK.06.05.02/HM.02/05/2021 yang mengatur Shalat Id berdasarkan zonasi Covid-19 tingkat kelurahan, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

“Termasuk Masjid Agung Palembang juga sudah mengonfirmasi batal melaksanakan Shalat Ied,” ujarnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.