Advertorial: Pemkot Lubuklinggau Distribusikan 37 Ribu Paket Sembako, Menyusul Pembagian Sembako Tahap Tiga

Senin, 11 Mei 2020
Wallkota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe didampingi Dandim 0406 MLM, Letkol Inf Aan Setiawan dan Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa mengantar serta mengawal langsung paket sembako ke masyarakat.

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sudah mendistribusikan paket sembako kepada 37 ribu kepala keluarga (KK).

Pembagian paket sembako ini dibagi dalam dua tahap kepada masyarakat yang membutuhkan di delapan kecamatan, 72 kelurahan, dan 527 rukun tetangga.

Read More

Kini sedang dilakukan persiapan dan pendataan untuk pembagian tahap ketiga

“Total ada 68 ribu KK, dan paket sembako yang sudah didistribusikan kepada 37 ribu KK. Kita menyakini masih banyak masyarakat Lubuklinggau masih mampu dalam segi ekonomi. Namun pembagian tahap ketiga sedang disiapkan bagi masyarakat yang berpindah-pindah tempat tinggal atau kontrakan, penduduk baru, orang datangan yang mungkin berbulan-bulan tinggal di rompok serta miskin baru,” ujar Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe.

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe didampingi Dandim 0406 MLM, Letkol Inf Aan Setiawan dan Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa mengantar serta mengawal langsung paket sembako ke masyarakat.

 

Dijelaskan, setiap paket sembako berisi 20 kg beras, 3 kg minyak goreng, 1 kg gula, 1 karpet telur ayam, 1 kardus mie goreng, 1 kg ikan asin, 1 keping vitamin, dan 2 masker.

Pola pembagiannya dilakukan door to door langsung ke rumah warga. Jadi setiap kelurahan ada tim terpadu yang melakukan pengawalan pembagian sembako ke rumah warga, terdiri dari 10 anggota Polres/ Brimob, 5 anggota Kodim 0406, 5 anggota Pol PP di dampingi petugaa Dinsos, Disperindag, Dishub, Disnaker, dan Dinkes.

“Semua didata kemudian akan kita bagi lagi ditahap ketiga nanti. Kenapa harus di data, pertama karena semua ini ada pertanggungjawabannya, kedua untuk meminimalisir distribusi ganda, meskipun banyak juga ditemukan dalam satu rumah ada 2, 3 sampai 4 KK, hal-hal ini lah yg dilakukan kebijakan dilapangan seperti membagi sesuai porsinya saja,” bebernya.

Walikota mengintruksikan kepada seluruh RT, lurah dan camat untuk bergerak memantau masyarakatnya masing-masing jangan sampai warga yang memiliki Kartu Keluarga atau tidak memiliki Kartu Keluarga tidak tersampaikan Sembako.

Pembagian sembako kepada rekan-rekan jurnalis di Kota Lubuklinggau.

 

“Jangan sampai baik yang punya KK atau tidak punya KK, tidak tersampaikan sembakonya,” tegasnya.

Walikota sudah meminta RT, lurah, dan camat memantau lagi masyarakat di Kota Lubuklinggau yang tidak mampu, benar-benar tidak mampu, dan yang rentan tidak mampu yang belum mendapat Sembako agar dapat diberikan sembako tahap tiga.

“Kita lakukan tahapan ini untuk tertibnya dalam suatu pendataan, kita ingin pembagian Sembako ini dijadikan juga sebagai validasi data Dinas Sosial. Jadi ada tiga tahapan yang kita lakukan untuk nanti kedepan data kita akurat. Jika memang diperlukan kita akan buat tahap empat,” pungkasnya. (adv)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts