Muarabeliti, Sumselupdate.com – Bupati Musi Rawas (Mura) Ir H Hendra Gunawan mengatakan penerapan new normal dengan pembukaan fasilitas umum (Fasum) seperti masjid dan obyek wisata serta sekolah masih dilakukan pengkajian atau dibahas.
“Kita masih melakukan pengkajian dan pembahasan mengenai pembukaan obyek wisata dan masjid untuk sholat berjamaah dan sekolah Tidak akan terburu-buru sebelum ini siap,” kata Bupati Kabupaten Mura, H Hendra Gunawan.
Pengkajian itu termasuk pula dari segi administrasi. Sebab sampai sekarang kita belum ada tanda tangan bupati, artinya belum. “Sekarang ini kan kita pra akan menuju ke sana untuk sampai ke sana kita mempersiapkan,” tegasnya.
Dijelaskannya persiapan itu memerlukan waktu dan lain hal sebagainya yang juga harus disiapkan. Apalagi untuk menyiapkan masyarakatnya.
“Kalau hari ini siap mungkin siang ini, semua kajian sudah siap semua, harus tanda tangan bupati, artinya besok alhamdulillah,” bebernya.
Jadi, sekali lagi sejauh ini masih tahap persiapan-persiapan. Khususnya untuk membuka kembali tempat ibadah.
“Jadi masih tahap persiapan-persiapan. Kita juga menunggu arahan dari kementerian agama. Karena NKRI ini kan satu garis lurus. Tidak bisa kita saling mendahului,” tegasnya.
Dia menambahkan bahwa kajian atau tahapan yang pertama kali dibahas pihaknya yakni masjid atau rumah-rumah ibadah untuk dibuka.
“Tahap pertama yang saya minta kemarin setelah kita rapat staf hari Selasa untuk dibahas dibukanya masjid atau rumah-rumah ibadah,” ungkapnya.
Menurut Hendra, tentunya pembahasan itu dilaksanakan lintas sektoral. “Karena urusan agama ini urusan pusat bukan urusan pemerintah daerah. Makanya ada kementerian agama kita,” katanya.
Ditanya mengenai teknis nantinya kalau masjid dan tempat ibadah dibuka, ia mengatakan hal tersebut sama seperti yang sudah-sudah.
“Kan sudah ada semua yang saudara-saudara tahu kan sudah ada semua itu. Nah daerah nanti setelah dapat, inilah yang kurang disesuaikan dengan kondisi daerah,” jelasnya.
Kata Hendra, semuanya tidak bisa dikarang-karang. “Kita sesuaikan, daerah kita apa yang perlu kita tambahkan,” tutupnya. (ain)











