Palembang, Sumselupdate.com – Pembangunan Hotel Ibis yang terletak di Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 15, Ilir, Kecamatan IT I Palembang dinilai bermasalah.
Pengamatan di lapangan, akibat pembangunan tersebut membuat jalan retak dan penyempitan badan jalan di samping hotel yang dibangun tersebut.
Tak hanya itu, beberapa bangunan di sekitar lokasi juga ikut terkena dampak, yakni pagar mengalami retak-retak akibat pengerukan tanah dan penanaman besi ke bawah tanah yang melebar.
Serta penyumbatan saluran drainase, akibat material yang memenuhi saluran. Sehingga air mengalir tidak normal dan dinding pos polisi di belakang hotel juga retak.
“Lihat lah, kami juga korban, karena pos kami juga kena dampak pembangunan hotel tersebut,” kata salah satu aparat kepolisian yang berada di pos tersebut.
Mendapat sorotan dan keluhan warga, anggota Komisi II DPRD Palembang didampingi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) mendatangi lokasi pembangunan hotel, Senin (3/4/2017).
Meski sempat mendapat penolakan dari salah satu kontraktor, inspeksi yang dilakukan tersebut akhirnya diterima salah satu pengawas yang diketahui bernama Renaldi.
Ketua Komisi II, DPRD Palembang, Chandra Darmawan mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan pembangunan yang tidak memperhatikan lingkungan.
Menurutnya, hal itu akibat lahan yang tidak cukup luas, tapi tetap dipaksakan untuk membangun hotel yang rencananya berdiri 12 lantai dengan 168 kamar.
“Kami sidak atas keluhan masyarakat sekitar yang terkena dampak negatif dari pembangunan hotel itu. Tentu kami sangat menyayangkan pihak hotel tidak perhatikan lingkungan,” katanya.
Atas temuan berbagai kerusakan akibat pembangunan Hotel Ibis tersebut, pihaknya akan menyetop pembangunan, jika tidak memiliki itikad baik.
“Kami beri waktu maksimal 3 hari. Parahnya, pengawas lapangan tidak mau memberitahukan dimana kantornya. Ini kan aneh. Kalau seperti ini, lebih baik tidak usah lakukan pembangunan,” tandasnya.
Sementara itu anggota Komisi II lainnya, Hardi mengatakan, pihaknya sangat mendukung pembangunan di Palembang. Tapi, harus sesuai aturan yang berlaku. “Sekarang yang terjadi membuat keresahan di masyarakat, banyak fasilitas umum rusak dan terganggu,” imbuhnya.
Sementara itu, pengawas pembangunan Hotel Ibis, Renaldi saat ingin diminta komentar mengelak dan memilih menghindar. “Maaf saya tidak bisa komentar,” ucapnya sambil berlalu. (ery)











