Palembang, Sumselupdate.com – Petugas Polsek Ilir Timur 1 Palembang bergerak cepat menangkap pelaku dari peristiwa penganiayaan terhadap perempuan muda di Kota Palembang yang terjadi di depan sebuah salon kecantikan.
Korban penganiayaan tersebut adalah Vega Silvia (27), dia mengungkapkan pelaku yang menjambak dan membantingnya tersebut adalah pacarnya sendiri.
Pasca-kejadian, Vega Silvia langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Ilir Timur 1 Palembang. Nah, belum 1×24 jam, tim Reskrim Polsek IT 1 dipimpin AKP Fifin Sumailan berhasil menangkap pelaku yakni Alvis Arianto.
”Benar sudah kami tangkap pelaku,” ucap Kapolsek IT 1 Kompol Fitri Dwi Utami melalui Kanit Reskrim AKP Fifin Sumailan.
Fifin mengungkapkan kekinian pelaku sudah ditahan di Polsek IT 1 dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tersangka Alvis Arianto oleh penyidik dijerat dengan pasal 365 KUHP atas perbuatan yang dilakukan terhadap Vega Silvia.
”Dia ini honor di salah satu rumah sakit,” ucapnya.
Baca juga: Wanita di Palembang Diduga Dianiaya Kekasih di Depan Salon, Aksi Brutal Terekam CCTV
Terpisah Vega Silvi juga membenarkan kabar terkait kekasihnya yang tega melakukan penganiayaan telah diamankan pihak Polsek.
Terlepas itu, Vega mengungkapkan telah menjalin asmara dengan pelaku selama setahun terakhir.
Seperti diketahui dugaan penganiayaan dipicu lantaran pelaku yang meminta hasil atas usaha yang mereka jalani bersama.
”Sifat dia ini memang tempramen, beberapa kali memang sering cekcok bukannya berubah justru dia puncaknya menganiaya saya,” ucapnya.
Vega juga membenarkan status pacarnya Itu merupakan karyawan honor dari RSK Charitas Palembang.
”Baru dia kerja di sana sebagai perawat bedah kalau tidak salah,” ucapnya.
Terpisah, Elisabeth Tim Marketing dan Relationship RSK Charitas yang dikonfirmasi akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terkait kabar tersebut.
”Karyawan di rumah sakit ini ada 1.000 lebih, kami akan melakukan pengecekan terlebih dahulu benar tidak karyawan kami atau bukan,” ucapnya.
Sebelumnya, peristiwa traumatis dialami oleh seorang wanita muda di Palembang bernama Vega Silvia. Dia diduga menjadi korban penganiayaan oleh kekasihnya sendiri di tempat umum.
Vega, warga Kelurahan Kemuning, Palembang itu diduga dianiaya dengan cara dijambak dan dibanting sesaat keluar dari salon kecantikan yang ada di Jalan Dwikora 1, Kelurahan Ilir Timur 1 Palembang, pada Senin (8/12/2025) sore.
Aksi dugaan penganiayaan yang dialami oleh Vega Silvia itu terekam CCTV dari salon kecantikan tersebut.
Kepada Sumselupdate.com, Vega bercerita penganiayaan yang dialaminya itu seseaat dia hendak pulang setelah dari salon tersebut.
Mendadak dia didatangi oleh pacarnya itu berinisial EA yang secara mendadak merampas ponselnya.
”Dia datang tiba tiba dan langsung merampas HP saya,” ucap Vega.
Vega mengungkapkan, EA merampas ponselnya dengan alasan meminta uang hasil usaha bersama mereka berdagang makanan rebusan.
Namun Vega yang tak terima ponselnya dirampas paksa, akhirnya terlibat cekcok di parkiran salon tersebut.
Cekcok itulah yang menyebabkan, rambutnya dijambak hingga dibanting oleh pacaranya tersebut.
”Kami punya usaha jualan rebusan, dan dia minta bagi hasil keuntungan padahal itu modal saya,” ucapnya.
Memang diakui Vega, keuntungan hasil dagangan rebusan itu dia belikan emas, hal itu memicu kekasih yang ingin meminta hasil keuntungan pula.
”Padahal sebelum kejadian, dia sempat ambil uang saya Rp1.4 juta secara diam-diam dari mobil,” ucapnya.
Vega mengungkapkan selain dianiaya uang sebesar Rp300.000 yang ada di dalam tasnya juga dirampas oleh EA.
”Karena ribut itu karyawan salon keluar semua, waktu dia mau kabur itu diteriaki akhirnya HP saya dikembalikan tapi uang saya diambilnya,” ucap Vega..
Pasca-kejadian, Vega mengungkapkan telah melaporkan aksi penganiayaan yang dilakukan oleh pacarnya itu ke Polsek Ilir Timur 1 Palembang.
“Habis laporan, saya langsung visum juga,” ucapnya.
(**)











