Pelaku Pembunuh Ibu Muda, Akui Selalu Dihantui Korban Lewat Mimpi

Agus Saputra tersangka pembunuhan Yuliana.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Selama buron, Agus Saputra (24) pelaku pembunuhan terhadap pekerja seks komersial (PSK) bernama Yuliana (25) di Hotel Rio lantai 6 kamar Nomor 625, Jalan Lingkaran Dempo Luar, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang pada 5 Januari 2021 silam, mengaku terus dihantui korban.

Bacaan Lainnya

Selama 12 hari bersembunyi dari kejaran polisi, ia tidak kabur ke luar kota sama sekali. Akan tetapi, ia juga tidak berani keluar rumah. Agus mengaku, jika ia hanya berdiam diri di dalam rumah saja.

“Selama buron rasa bersalah terus menghantui saya. Bahkan almarhumah, juga sempat menemui saya di dalam mimpi,” ucapnya.

Ia mengakui, jika sejak kejadian ini terus gelisah dan tidak bisa tidur dengan nyenyak. Ia sering sekali bermimpi didatangi korban Yuliana.

Sempat terpikirkan akan menyerahkan diri ke aparat kepolisian, tapi rasa takut masuk penjara masih mengalahkan rasa bersalahnya.

“Saya pernah terpikir mau menyerahkan diri, tapi akhirnya tidak jadi sebab takut masuk penjara,” ujarnya.

Ia dan korban, baru pertama kali berkencan. Sebelumnya, ia sama sekali tidak mengenal korban. Kejadian berawal saat dirinya hendak berhubungan intim dengan istri, tetapi keadaan sang istri lagi haid.

Oleh karena itulah, ia memesan wanita ‘kupu-kupu malam’ melalui aplikasi We Chat dan mendapatkan korban dengan tarif Rp400 ribu selama tiga jam.

“Selama tiga jam bebas mau bermain berapa kali. Tetapi, baru berhubungan sekali dengan waktu 20 menit, karena belum puas, lalu saya mau menambah lagi sesuai perjanjian. Namun korban menolak, sehingga saya kesal dan langsung membekap muka korban menggunakan tangan sampai merenggang nyawa. Lalu kedua tangan dan kaki korban saya ikat menggunakan baju korban terakhir korban mengeluarkan angin, saya pergi meninggalkan korban,” ceritanya kepada awak media.

Kondisi jasad Yuliana saat pertama kali ditemukan.

Di tempat yang sama, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irwan Prawira Satyaputra mengatakan, penangkapan pelaku tidak lepas dari kerjasama dengan Unit Jatanras Polda Sumsel.

“Selain mengamankan tersangka aparat kepolisian berhasil mengamankan barang bukti handpone dan baju milik korban. Serta sepeda motor Honda Beat dengan Nopol BG 4641 WG milik tersangka,” ujar Kombes Pol Irvan saat press release di Lobby Polrestabes Palembang, Senin (18/1/2021).

Masih kata Irwan, waktu penangkapan Minggu (17/1/2021), pelaku mencoba melawan dan melarikan diri, lalu diberikan tindakan tegas dan terukur di kedua kaki tersangka, oleh aparat kepolisian.

“Atas ulahnya pelaku terjerat pasal 338 KUHP, pasal 351 ayat (3) KUHP, pasal 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman kurungan penjara lima belas tahun penjara,” tegasnya.

Sehari sebelumnya atau tepatnya pada Minggu (17/1/2021) sore, tersangka Agus Saputra (29), warga Kota Pagaralam, disergap Tim Gabungan Jatanras Polda Sumsel bersama dengan Satreskrim Polrestabes Palembang di kosan pelaku yang berada di Jalan Buyut, Kecamatan Kemuning Palembang.

Kapolrestabes Kombes Pol Irvan Prawira mengatakan,  pelaku merupakan pelanggan korban. Di mana motif pembunuhannya dikarenakan korban tak menepatkan janjinya pada saat pemesanan.

“Motifnya karena korban cepat menyudahi pemesanan yang tadinya tiga jam menjadi lebih cepat sehingga pelaku membunuh korban,” katanya.

Selain menghabisi nyawa korban, pelaku juga merampas handphone korban yang saat ini hilang.

Sebelumnya, pengunjung Hotel Rio yang berada di Jalan Lingkaran Kelurahan 9 Ilir Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan dibuat heboh lantaran pihak kepolisian dari Polsek Ilir Timur II ramai datang pada Rabu (6/1/2021) malam.

Kedatangan aparat penegak hukum ini bukan tanpa sebab. Pasalnya, seorang wanita di kamar 625 ditemukan tewas mengenaskan.

Tidak hanya itu, di dalam video yang viral di sosial media, kasus pembunuhan ini ramai menjadi bahan perbincangan warganet.

Kapolsek Ilir Timur II Kompol Mario Ivanry membenarkan, dugaan pembunuhan yang terjadi di Hotel Rio Palembang tersebut.

“Memang benar terjadi dugaan pembunuhan yang terjadi di Hotel Rio diketahui korban bernama Yuliana (25) seorang wanita penghibur panggilan online via We Chat subuh tadi,” ujarnya saat dihubungi via telpon, Rabu (6/1/2021).

Dikatakannya, pada hari Minggu tanggal 03 Januari 2021 sekitar pukul WIB di Hotel Rio Jl.lingkaran Kel. 9 Ilir Kecamatan Ilir Timur III Palembang, korban Check In atas nama Yuliana l.

Dari keterangan saksi Ilham bahwa korban yang berprofesi sebagai wanita penghibur ini menerima tamu terakhir pada hari Selasa tanggal (5/1/2021) melalui aplikasi We Chat.

Pukul 20.00 WIB diduga penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Diduga kuat korban menemui ajal setelah wajah dipukul, leher dicekik dan wajah dibekap dengan menggunakan bantal.

Indikasi korban mengalami penganiayaan berat dikarenakan ditemukan bercak darah pada salah satu bantal dan pelaku diduga membawa lari handphone milik Korban dikarenakan handphone korban tidak ditemukan di lokasi kejadian. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.