Pasien Positif Corona Bertambah dan ODP Capai 1.643 Orang, Ini Pesan Gubernur untuk Warga Sumsel

Minggu, 5 April 2020
Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19, Yusri saat press realese, Minggu (5/4/2020).

Palembang, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru terus mengingatkan warganya untuk tetap meningkatkan kewaspadaan serta disiplin menjaga jarak.

Tak hanya itu ia juga meminta masyarakat untuk tetap menggunakan masker kain dalam saat menjalankan aktivitas keluar rumah.

Read More

Bahkan untuk mencegah masuknya Covid-19 dari daerah terpapar Corona, sejak Maret Ia bahkan sudah mengimbau warga perantauan untuk menunda sementara waktu sampai kondisi membaik.

Hal ini terkait penambahan jumlah orang yang saat ini dinyatakan positif virus Corona atau Covid-19 melalui hasil rapid test di Provinsi Sumsel.

Di mana sampai Minggu (5/4/2020), pasien positif Corona di Sumsel tercatat bertambah empat orang.

Dengan penambahan ini  total pasien positif Covid di Sumsel menjadi 16 orang. Jumlah tersebut terdiri dari dua pasien yang meninggal, kemudian satu orang dinyatakan sembuh serta 13 orang lainnya masih dalam perawatan.

Berdasarkan press realese Covid-19 di Provinsi Sumsel yang sampaikan langsung oleh Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19, Yusri, mengatakan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.643 orang.

Di mana jumlah ODP selesai pemantauan sebanyak 574 orang dan jumlah ODP masih dalam pemantauan sebanyak 1.069 orang.

Sementara untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) keseluruhan sebanyak sampai hari ini 44 orang, jumlah PDP yang negatif Covid-19 sebanyak 28 orang.

“Di mana sudah dinyatakan pulang sebanyak 24 orang, masih dalam perawatan 16 orang, dan penambahan PDP satu orang,” katanya.

Sedangkan untuk sampel yang sudah diperiksa di laboratorium sebanyak 107 orang, jumlah sampel positif 16 orang dan jumlah sampel negatif sebanyak 63 orang serta masih dalam proses pemeriksaan 28 orang.

“Kasus ke-13 dengan umur 28 tahun berjenis kelamin laki-laki, beralamat domisili di Lubuklinggau dengan studi kasus import. Kasus ke-14  dengan umur 40 tahun berjenis kelamin laki-laki dengan alamat domisili Palembang, studi kasus import,” tambahnya

Selanjutnya, kasus ke 15 berusia 54 tahun berjenis kelamin perempuan dengan alamat domisili di Kabupaten Ogan Komering Ulu merupakan kasus transmisi lokal.

“Kasus ke 16 berumur 61 tahun, berjenis kelamin perempuan dengan alamat domisili Kabupaten OKU, studi kasus transmisi lokal. Pesan dari Pak Gubernur untuk selalu disampaikan supaya tidak panik menghadapi penambahan kasus, perbanyak makan sayur dan buah yang bergizi, istrahat yang cukup serta aktifitas fisik yang teratur dan tidak stress,” pungkasnya. (rel)

 

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts