Pasien di RSUD Baturaja Membludak, Ada Apa?

Rabu, 10 Oktober 2018
Beberapa orang pasien anak yang dirawat di lorong RSUD.

Baturaja, Sumselupdate.com – Pasien di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sejak beberapa hari ini membludak.

Seperti yang terlihat di ruang perawatan anak. Ruangan yang khusus untuk perawatan anak kecil tersebut ditempatkan di ruang penyakit dalam lantai satu.

Read More

Akibatnya banyak pasien anak yang harus dirawat di lorong-lorong jalan ruangan tersebut. Pantauan di lapangan, setidaknya ada puluhan pasien anak yang harus rela dirawat di lorong-lorong tersebut sambil menunggu jatah giliran masuk ruang perawatan, apabila ada pasien anak yang sudah pulang.

Yessi, Kabid Pelayanan Medik RSUD Ibnu Sutowo saat dikonfirmasi membenarkan adanya pasien anak yang dirawat di luar ruang perawatan.

Menurut Yessy, ruangan tersebut sejatinya hanya bisa menampung 23 pasien anak saja, namun sesuai laporan tercatat ada 30 pasien anak yang harus dirawat

“Memang biasa terjadi saat musim kemarau penyakit diare meningkat, khususnya pada anak-anak. Tapi sebelum dilakukan perawatan kita sudah menjelaskan kepada keluarga pasien tentang keadaan rumah sakit, dan keluarga pasien semua setuju,” kata Yessy.

Saat ditanya apakah salah satu penyebab menumpuknya pasien anak akibat pembongkaran bangunan sebagian bangunan rumah sakit, Yessy mengatakan, jika hal tersebut tidak juga menjadi penyebab menumpuknya pasien.

Sementara itu anggota DPRD OKU Rusman Junaidi saat dibincangi mengenai menumpuknya pasien anak mengatakan, jika hal tersebut risiko untuk membuat pelayanan yang lebih baik lagi,

“Yang terpenting adalah bagaimana perawatan yang diberikan oleh pihak rumah sakit kepada pasien. Inikan demi kebaikan kita bersama,” kata Rusman.

Saat ditanya terkait pembangunan RSUD, Rusman menjelaskan jika terhambatnya pembangunan RSUD lantaran izin AMDAL-nya belum keluar. Karena hal tersebut adalah syarat mutlak dimulainya pembangunan RSUD,

“Seluruhnya sudah lengkap, dana pembangunan tinggal diambil. Namun saat ini pembangunan RSUD terganjal oleh AMDAL. Salah satunya mengenai masalah limbah rumah sakit,” kata Rusman.

Kenapa harus dibongkar dahulu kalau AMDAL-nya belum dikeluarkan? Rusman mengatakan jika salah satu syarat pembangunan dengan meminjam uang, harus ada lahan yang siap bangun.

“Makanya harus dibongkar dulu biar persyaratan lahan ada. Karena mengingat RSUD membangun masih di lahan lama, kecuali RSUD bangun di lahan baru, otomatis lahannya pasti ada. Yang jelas kita dukung saja pemerintah daerah untuk menjadikan RSUD menjadi rumah sakit yang megah dan bagus,” pungkasnya. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts