Pasangan Sejoli Terekam CCTV Bawa Kabur Motor Dikendarai Bocah

Jumat, 18 Agustus 2023
Pasangan sejoli yang diduga pelaku yang memnbawa kabur motor korban terekam CCTV.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Aksi perampasan sepeda motor kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini modus pelaku terbilang unik, karena dilakukan pasangan sejoli.

Read More

Aksi kejahatan ini terjadi di Jalan Noerdin Pandji, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, Palembang, Kamis (17/8/2023) siang.

Bahkan saat melakukan aksinya terhadap seorang anak berusia 12 tahun, pelaku yang diduga dilakukan pasangan sejoli ini terekam kamera CCTV yang ada di TKP.

Dalam rekaman CCTV yang diterima, kedua pelaku memepet korban saat membeli es jagung di Jalan Pangeran Ayin, tak jauh dari pabrik busa, di Kecamatan Sako, Palembang.

Di mana modusnya sejoli yang mengendarai sepeda motor berpura-pura mogok mendadak, lalu meminta tolong korban untuk mendorong motor menggunakan kaki (step) dari arah sebelah kanan.

Saat itu  pelaku meminta korban untuk mendorong kendaraannya hingga di dekat SMP Negeri 14 Palembang, Jalan RH Najamudin.

Lalu pelaku memarkirkan sepeda motornya yang mogok tadi di halaman samping sekolah, selanjutnya pelaku pria itu meminta tolong kembali kepada korban ke Jalan Noerdin Panji, sementara pasangannya tetap berada di dekat SMPN 14 Palembang.

Nah, saat menuju ke Jalan Noerdin Panji posisi korban dibonceng, dan yang mengendarai sepeda motor korban adalah pelaku.

Benar saja, di tengah perjalanan, pelaku pria itu langsung mendorong korban agar turun dari motor.

Pelaku laki-laki yang sudah berhasil kabur membawa motor Honda BeAt Deluxe nopol BG 4218 ADR meninggalkan korban ke arah Bandara SMB II Palembang.

Sementara, dari rekaman CCTV, sepeda motor pelaku yang diletakkan di samping SMP Negeri 14 dibawa oleh pelaku wanita.

“Kejadian sudah dilaporkan orang tua korban ke Polsek Sako dan saat ini masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Sako Kompol Sulis Pujiono, SH saat dikonfirmasi, Jumat (18/8/2023).

Terkait penyelidikan, apakah pelaku pasang suami istri (pasutri) atau sejoli,  Kompol Sulis mengaku saat ini juga masih dalam proses penyelidikan.

“Untuk modus pelaku ini pura-pura minta dorong motor yang mogok. Apakah (pelaku) pasutri atau pacar juga masih kita lidik,” tutupnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts