Pasang Box Cluivert, Jalintengsum Muaraenim-Baturaja yang Amblas Ditutup Total  

Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumsel menutup total akses jalan penghubung Kabupaten Muaraenim-Baturaja, Kabupaten OKU dan sebaliknya arah Tanjung Enim, Muaraenim. Penutupan dilakukan untuk mempermudah pekerjaan perbaikan jalan nasional tersebut. Di mana petugas melakukan pemasangan Box Cluivert di lokasi tersebut, Senin (10/1/2022).

Laporan: Endang Saputra

Muaraenim, Sumselupdate.com – Pasca-amblasnya ruas Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) di Dusun II, Desa Kaban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim beberapa hari lalu, Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya menutup total akses jalan penghubung Kabupaten Muaraenim-Baturaja, Kabupaten OKU dan sebaliknya arah Tanjung Enim, Muaraenim.

Read More

Penutupan total Jalintengsum itu sendiri dilakukan untuk mempermudah pekerjaan perbaikan jalan nasional tersebut. Di mana petugas melakukan pemasangan Box Cluivert di lokasi tersebut.

Terlihat beberapa alat berat dan pekerja sedang bekerja dan sebagian petugas seperti Polantas, Dishub, dan Satpol PP masih terlihat mengatur dan mengalihkan arus lalu lintas untuk kendaraan roda dua dan empat jenis minibus melalui jalan pemukiman jalur alternatif BTN Air Paku-Baralestari yang hanya bisa dilalui oleh kendaraan kecil.

Diketahui lebar jalan hanya sekitar empat meter sehingga untuk kendaraan tonase tinggi dan besar dipastikan tidak akan bisa melaluinya sehingga kendaraan besar bus, tronton, truk harus memutar balik arah melalui Simpang Meo–Baturaja-Prabumulih dan sebaliknya.

Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumsel menutup total akses jalan penghubung Kabupaten Muaraenim-Baturaja, Kabupaten OKU dan sebaliknya arah Tanjung Enim, Muaraenim. Penutupan dilakukan untuk mempermudah pekerjaan perbaikan jalan nasional tersebut. Di mana petugas melakukan pemasangan Box Cluivert di lokasi tersebut, Senin (10/1/2022).

“Kita sudah menutup jalan total untuk mempercepat perbaikan jalan ini,” ungkap Jalil selaku Pengawas PPK 2.1 Muaraenim-Sugihwaras Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumsel.

Menurut Jalil, penutupan jalan tersebut direncanakan dua hingga tiga hari ke depan, tergantung kondisi cuaca.

Namun saat ini, pihaknya sudah mulai memasang gorong-gorong ukuran diameter satu meter dengan panjang dua meter, menyamakan dengan ukuran gorong-gorong sebelumnya.

Setelah itu akan ditimbun dengan material sehingga dalam waktu dua hingga tiga hari, jalur tersebut sudah bisa kembali dibuka.

Selama penutupan, lanjut Jalil, untuk kendaraan roda dua dan empat jenis minibus bisa menggunakan jalur alternatif melalui pemukiman BTN Air Paku

Sedangkan untuk kendaraan besar harus melewati jalur Simpang Meo-Baturaja-Prabumulih, begitu pun sebaliknya, sebab di jalur ini belum ada jalan alternatif yang memadai untuk kedaraan besar tersebut.

“Kami harap bersabar, sebab perbaikannya akan kami kebut agar cepat selesai,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya akibat diguyur hujan deras yang cukup lama di wilayah Kabupaten Muaraenim mengakibatkan ruas Jalintengsum amblas.

Akibatnya, akses jalan nasional yang menghubungkan Muaraenim-Baturaja tepatnya di Dusun II, Desa Kaban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim sempat putus total pada Minggu (9/1/2022) pukul 01.00 dini hari. (**)

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.