Baturaja, Sumselupdate.com – Apa yang dilakukan Yose Rizal (55) warga Jalan Garuda, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur tak patut ditiru. Ya, Yose Rizal tega menganiaya ibunya Sa’Uning (74) lantaran wanita lanjut usia itu sering ngompol sembarang.
Akibatnya Sa’Uning harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Ibnu Setowo Baturaja lantaran mengalami sejumlah luka lebam dan bengkak setelah dianaya oleh anak kandungnya tersebut.
Yose Rizal diduga melakukan penganiayaan sejak Maret lalu, dimana korban mulai tinggal bersama dengan pelaku yang merupakan seorang guru olahraga di salah satu sekolah di Kecamatan Lengkiti dan terakhir pelaku menganiaya korban pada 28 Oktober lalu hingga korban harus dilarikan kerumah sakit.
“Korban mengalami sejumlah luka Lebam di kepala, pembengkakan di bagian telinga kanan, kebab pipi kiri dekat mata, korban kini di rawat di RSUD Ibnu Setowo Baturaja dan kabarnya telinga korban harus dioperasi,” ujar Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari melalui Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan S.Kom didampingi Kanit PPA Yulia Fitriyanti S.sos, Senin (13/11).
Dikatakan Alex, tersangka melakukan penganiayaan tersebut lantaran kesal dengan ibu kandungnya yang sering ngompol di tempat tidur, tersangka kesal sehingga pelaku melampiaskannya dengan memukul ibunya setiap kali melakukan kesalahan.
Tersangka sendiri sudah diamankan di Mapolres OKU untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka akan dijerat UU tentang penghapusan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan ancamam diatas 7 tahun penjara.
“Tersangka sudah kita amankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut, ia akan kita kenakan UU tentang KDRT, kita juga masih memeriksa sejumlah saksi,” jelas Alex.
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan Widiya Fitri (40) warga kelurahan Sekar jaya kecamatan Baturaja Timur yang merupakan anak kandung korban dan adik pelaku sendiri, pada Senin (6/11) lalu di SPKT Polres OKU.
Dalam laporannya Widiya melaporkan kakak kandungnya yang diduga telah melakukan tindak kekerasan terhadap ibu kandungnya sendiri peristiwa tersebut terjadi dirumah pelaku di jalan Garuda belang islamic center baturaja.
Menurut pelapor, anak-anaknya yang lain sering menemui pelaku untuk menjemput ibunya, namun selalu dihalangi bahkan jika tetap nekad pelaku juga tidak segan mengeluarkan parang panjang jika tetap nekad untuk membawa ibunya keluar, bahan yang pensiun almarhum ayahnya yang seharusnya diterima ibunya malah dikuasai olah pelaku.
“Terakhir pelaku ini menganiaya ibu pada Sabtu (28/10) lalu sekitar pukul 13.00 wib, setelah ketahuan salah satu anak kandung korban kemudian melapor dan kota langsung melakukan penangkapan, untuk korban saat ini masih di RSUD,” lanjutnya.
Sementara itu Tersangka Yose Rizal membantah dirinya telah melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya, menurutnya dirinya hanya kesal karena sang ibu susah diatur terlebih lagi saat hendak buang air.
“Aku dak sengajo, mungkin hilaf laju tepukul, tapi aku dak Ado niat, kalo ditanyo menyesal Yo aku menyesal lah berbuat nak itu dengan wong tuo, tapi kalau duit pensiun baru tiga bulan terakhir aku ngambek kannyo, sisonyo adik ku yang melapor itu ngembeknyo di bank,” pungkasnya. (wid)











