Martapura, Sumselupdate.com – Meski bibit semangka ditanam di tanah yang tandus, nampaknya dapat diolah oleh pak Sunarso yang dipelopori oleh Binmas Pionir Binaan Pemda dan Polres OKU Timur, Selasa (28/5/2019).
Kegiatan ini merupakan percontohan, bahwa bibit semangka juga bisa tumbuh subur dilahan yang tandus, bahkan mampu menghasilkan semangka dengan berat 8,5 kilogram.
Bupati OKU Timur HM Kholid MD mengatakan, memang tanaman semangka sangat cocok ditanam pada musim seperti ini, karena saat ini permintaan tinggi dan harga pun mahal. Tentu dengan demikian petani sangat diuntungkan.
“Jadi dalam setiap satu hektarnya mampu menghasilkan keuntungan dua kali lipat dengan usia tanam 55 hari sudah panen, dengan modal Rp25 juta setiap hektarnya,” terangnya.
Untuk mendapat hasil maksimal dan memuaskan, petani harus mulai berfikir lebih maju dan menggunakan peralatan modern. Saat ini kata dia, petani mulai berfikir modern sehingga buah yang dihasilkan lebih maksimal.
“Cukup menggiurkan karena keuntungan yang diraih petani cukup tinggi, namun tentunya petani harus serius mengelolanya,” jelasnya.
Menurut Kholid, Kabuaten OKU Timur merupakan daerah pertanian dan perkebunan. Hal itulah yang memicu dirinya selalu mengajak masyarakat untuk bertani karena hasil pertanian dan perkebunan bisa menghasilkan keuntungan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Karena dalam satu hektar lahan pertanian mampu menghasilkan semangka 20 ton dengan harga jual Rp3.500 per kilogramnya dengan kurun waktu 55 hari sudah bisa di panen,” ucapnya.
Kedepan, kata dia, pemerintah akan berupaya mencari solusi yang tepat dalam memajukan bidang pertanian dan perkebunan di OKU Timur mengingat potensi pertanian dan perkebunan cukup tinggi terlebih didukung dengan lahan yang luas dan subur. (Mat)











