Pandemik Covid-19, PDAM Tirta Musi Palembang Bebaskan Tagihan Selama Dua Bulan, Ini Kategori Pelanggannya

Senin, 13 April 2020
Ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com – Menindaklanjuti surat edaran Walikota Palembang terkait pandemik virus Corona atau Covid-19 yang telah berdampak terhadap perekonomian masyarakat, manajemen PDAM Tirta Musi Palembang segera memberlakukan kebijakan pemberian insentif atau stimulus bagi para pelanggannya.

Dalam siaran persnya yang diterima, Senin (13//4/2020), Direktur Utama (Dirut)  PDAM Tirta Musi Palembang Andi Wijaya mengatakan, ada beberapa kategori pelanggan yang akan mendapatkan insentif atau stimulus ini.

Bacaan Lainnya

Kategori pelanggan yang diberikan keringanan berupa pembebasan tagihan rekening PDAM Tirta Musi untuk tagihan bulan Mei dan Juni 2020 adalah kelompok 1A (hydrant, ledeng umum dan rumah yatim piatu).

Kemudian, kelompok IB (tempat ibadah pesantren badan sosial rumah jompo kantor yayasan yatim piatu). kelompok IC (rumah sangat sederhana, rumah susun sangat sederhana), dan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Surat edaran Walikota Palembang.

 

Ia menyebutkan, adapun daftar data pelanggan tarif sosial yang termasuk dalam kategori IA berjumlah 30 pelanggan, total kubikasi sebesar 2.893m3 dengan total tagihan Rp2.056.265.

Untuk kategori IB berjumlah 2.143 pelanggan total kubikasi sebesar 146.891m3 dengan total tagihan Rp231.286.080.

Untuk Kategori IC berjumlah 1.290 pelanggan total kubikasi sebesar 37.806m3 dengan total tagihan Rp75.326.915.

Sedangkan untuk kategori MBR berjumlah 13.591 pelanggan dengan total tagihan Rp812.659.245.

Surat edaran Walikota Palembang.

 

Sehingga total keseluruhan jumlah pelanggan yang diberi keringanan berupa pembebasan tagihan rekening untuk bulan Mei dan Juni 2020 sebanyak 17.054 pelanggan dengan kubikasi sebanyak 473.361m3 dengan total tagihan Rp1.121.328.505 per bulan sehingga untuk bulan Mei dan Juni 2020 ada dibebankan sebesar Rp2.242.657.010.

Andi Wijaya berharap dengan adanya insentif atau stimulus ini dapat menjaga dan memperkuat ekonomi masyarakat terhadap dampak pandemi Covid-19 ini.

“Program ini salah satu penguatan ekonomi bagi masyarakat yamg saat ini terdampak perekonomian akibat adanya pandemik ini,” tandasnya. (yud)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.