Pagaralam Resmi Kembangkan Budidaya Ikan Sistem Minapadi, Ini Keunggulannya

Sabtu, 9 November 2019
Suasana penebaran perdana bibit ikan bersama tanaman padi sawah (Minapadi) oleh Pemerintah Kota Pagaralam melalui UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Pagaralam, Sabtu (9/11/2019).

Pagaralam, Sumselupdate.com – Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan resmi mengembangkan budidaya ikan sistem Minapadi.

Hal ini ditandai dengan penebaran perdana bibit ikan bersama tanaman padi sawah (Minapadi) oleh Pemerintah Kota Pagaralam melalui UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Pagaralam, Sabtu (9/11/2019).

Read More

Pelaksanaan budidaya ikan bersama padi itu merupakan bagian dari upaya Pemerintahan Kota Pagaralam dalam menggairahkan perekonomian daerah.

Para petani yang sudah eksis dalam usaha budidaya padi di sawah, kini mereka difasilitasi untuk membudidayakan ikan di sela sela tanaman padi.

Suasana penebaran perdana bibit ikan bersama tanaman padi sawah (Minapadi) oleh Pemerintah Kota Pagaralam melalui UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Pagaralam, Sabtu (9/11/2019).

 

Dengan demikian para petani diharapkan tidak hanya panen padi tetapi juga panen ikan. Sehingga keuntungan petani akan menjadi berlipat lipat.

“Melalui usaha minapadi, petani tidak hanya dapat padi, kini mereka juga dapat ikan. Padi dapat ikan pun dapat,” kata Kepala UPTD BBI H Okta Novianto, SSt, Pi dalam dialog dengan Sumselupdate.com.

Menurut Okta, program minapadi ini bisa sukses dan luasannya terus bertambah.  Program Manapadi di Kota Pagaralam ini merupakan buah kerja sama antara Pemkot Pagaralam dengan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam, Jambi.

Dikatakannya, UPT Kementerian Kelautan dan Perikanan itu menjamin pelaksanaan transfer teknologi dengan membantu bibit, pakan, pagar, dan biaya pembuatan caren.

Sementara Pemkot Pagaralam bertindak sebagai pembimbing, sekaligus pengawas pelaksanaan transfer teknologi minapadi kepada masyarakat.

Okta meminta agar program pengembangan minapadi tahun depan diperluas dengan sasaran petani yang menggarap sawah di areal irigasi.

Suasana penebaran perdana bibit ikan bersama tanaman padi sawah (Minapadi) oleh Pemerintah Kota Pagaralam melalui UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Pagaralam, Sabtu (9/11/2019).

 

“Tahun ini ada mantenence irigasi. Akibatnya air irigasi tidak mengalir. Tahun depan dharapkan irigasi lancar, petani bisa melaksanakan program minapadi dengan baik, sepaya pendapatannya juga membaik,” kata Okta

Okta menambahkan, bagi masyarakat Pagaralam minapadi merupakan hal yang lama, tapi metode yang masyarakat pakai selama ini boleh dikatakan minapadi pendederan benih.

Untuk yang sekarang dikenalkan metode minapadi sistem pembesaran (budidaya ikan).

“Ini proyek perdana Kementerian Kelautan dan Perikanan di Pagaralam. Maka dari itu kami dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan butuh dukungan dari masyarakat Pagaralam, agar program nasional ini berhasil,” Pungkasnya. (ric)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts