Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Guna mengoptimalkan dalam membantu melakukan pendampingan terhadap penanganan persoalan kasus anak, Komisi Perlindungan Anak Daerah Indonesia (KPAID) Kota Lubuklinggau mengandeng psikolog.
“Jadi mulai hari ini KPAID ada psikolog khusus yang menanganani persoalan anak,” ujar Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah Indonesia (KPAID) Kota Lubuklinggau, Hamim
Diakui Hamim, selama ini KPAID cukup kesulitan dalam hal pendampingan konseling terhadap anak salah satu di antaranya untuk mencocokan jadwal.
Dengan adanya psikolog khusus, menurut dia, KPAID bisa melakukan pendekatan persuasif khususnya persoalan yang berbenturan hukum bagi psikis anak. “Persoalan anak memang kompleks, membutuhkan keseriusan,” jelasnya.
Selain itu, tenaga piskolog khusus memang sangat dibutuhkan bagi KPAID. Terutama untuk bersama-sama, di antaranya membantu menangani penanganan anak jalanan (anjal), bahkan anak-anak yang memiliki kasus baik dalam hal kekerasan seksual dan terbentur persoalan hukum.
“Makanya kita membutuhkan psikolog untuk ikut mendampingi mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, Mbak Een, psikolog khusus yang digandeng pihak KPAID Kota Lubuklinggau menjelaskan, dirinya selaku psikolog akan melakukan pendampingan dari awal kasus masuk.
Pendampingan yang akan dilakukan seperti anak-anak yang mengalami trauma. Namun akan dilakukan analisa terlebih dulu.
“Kita dampingi anak-anak dalam bentuk pendidikan, agar pendidikannya tidak terganggu. Kemudian bagaimana anaknya dalam hal sosial bisa sosialisasi, dalam keluarga tetapi bahagia yang intinya anak-anak tetap bisa menikmati masa-anak-anaknya,” kata Een. (and)











