OPINI: Menempa Digital Leadership Kader Ummat dan Bangsa

Ulil Mustofa, Ketua HMI Cabang Palembang

Dampak teknologi digital melalui Internet dan cloud membawa paradigma baru di semua industri. Internet menciptakan ekonomi tanpa batas dan seluruh pikiran baru serta hasil di era informasi berubah menjadi era usia konseptual.

Pada era Industri 4.0 yang merupakan era digital, menitikberatkan pada penguasaan teknologi paling mutakhir serta globalisasi yang semakin menghilangkan batasan teritorial antar negara dan batasan-batasan ekonomi lainnya menuntut adanya kesiapan sumberdaya suatu negara.

Read More

Transformasi digital tidak hanya di organisasi swasta tetapi juga pada tingkat individu dan organisasi publik digitalisasi, digitalisasi, dan transformasi.

Termasuk juga Himpunan mahasiswa Islam (HMI) sebagai organisasi anak kandung bangsa yang tetap konsisten sebagai kader ummat dan kader bangsa agar terus menatap masa depan dan tidak gagab teknologi.

Sebagai sarana pengkaderan dan meng upgrade kapasitas kader HMI lewat jenjang training LK III (Advance Training) yang dimulai tanggal 10 – 17 Agustus 2022 dalam materi Digital leadership.

Selanjutnya Prof. Laode menegaskan UICI sejak awal telah mendeklarasikan sebagai sebagai start-up university.

Untuk itu, UICI telah membangun platform pembelajaran yang berbeda dengan perguruan tinggi yang lain. UICI mengembangkan Digital Simulator Teaching Learning System (DSTLS).

Dengan platform ini, pendidikan di UICI bisa diakses dari mana saja dan kapan saja. “Dengan teknologi ini, UICI bisa memberikan kesempatan kepada siapa pun khusus kader HMI untuk belajar tanpa kendala jarak, tempat, dan waktu,” kata Prof. Laode waktu itu.

Dengan begitu, pembelajaran di UICI lebih hemat dan efisien, di mana hal ini dapat membantu program pemerintah, terutama penghematan program subsidi internet.

Dengan Catur Darma Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian Kepada Masyarakat Pengamalan nilai-nilai keislaman dan ke-Indonesiaan.

Sebagai keharusan harus memilki kemampuan dasar Desain Grafis, Web Programming 2D/3D, Video Editting dan Digital Animation.

Prof. Laode saat mengisi materi pada LK III Advance Training HMI

Tentu, penulis memahami sekaligus menambahkan bahwa dalam menghadapi digitalisasi akan membuat rekomendasi dan platform agar kader-kader di HMI Cabang Palembang mampu bersaing dan memantaskan diri karena mencermati situasi dalam Forum Ekonomi Dunia mengatakan perkembangan teknologi telah merevolusi peradaban dunia, khususnya industri, yang merupakan mesin penggerak perekonomian.

Dalam sejarah perkembangan industri, setidaknya telah terjadi empat kali revolusi yang disebabkan oleh penemuan dan difusi teknologi tertentu.

Tahun 1784 sebagai awal Era Industri atau Revolusi Industri 1.0 ditandai dengan teknologi mesin uap sebagai sumber energi mekanik. Akibatnya, tenaga manusia dan hewan tidak lagi menjadi sumber energi utama bagi industri.

Revolusi kedua ditandai dengan penemuan dan penggunaan teknik elektro pada tahun 1870, yang memungkinkan produksi massal di industri.

Setelah 1969, revolusi ketiga terjadi. Ini dibentuk oleh teknologi elektronik. Dengan penerapan otomasi sistem produksi, produksi otomatis 24 jam sehari. Revolusi keempat disebabkan oleh teknologi internet atau teknologi digital.

Hal ini memungkinkan kegiatan industri, yaitu penciptaan dan produksi barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat, dapat dilakukan secara terus menerus dalam volume besar tanpa batasan waktu atau geografis.

Berkaitan dengan penggunaan teknologi digital dalam memimpin, Liu et al. Penulis dalam hal ini akan mengembangkan konsep ECAM (e-Leadership Communication Adoption Model).

Bahwa untuk dapat memiliki level adopsi individual terhadap teknologi digital, maka seorang atasan harus memiliki intensi atau keinginan kuat untuk menggunakan teknologi digital.

Intensi tersebut berasal dari tiga hal, yaitu: kesadaran aktif, evaluasi mutu, dan keinginan untuk melakukan. Adapun ketiga hal ini bersumber pada sifat-sifat dan keterampilan-keterampilan tertentu yang sudah dimiliki oleh sang atasan di antaranya berupa; antusiasme, kebutuhan untuk berprestasi, rasa tanggung jawab yang tinggi, kemampuan analitis, fleksibilitas, semangat untuk terus belajar dan keterampilan teknis tertentu.

Kepemimpinan digital, kesimpulan dari selesainya pengkaderan ini akan mengimplementasikan dan juga memberikan rekomendasi baik di pemerintahan maupun di masyarakat sebagai kader Ummat dan kader bangsa khususnya di wilayah Sumatera Selatan.
(**)


Penulis:

Ulil Mustofa, Ketua HMI Cabang Palembang

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.