Negara Dirugikan Ratusan Juta, Mantan Kadin PMD OKU Diancam 20 Tahun Penjara

Selasa, 9 Mei 2017
Para tersangka kasus pengadaan pakaian kades usai menjalani pemeriksaan di Kantor Kejari Baturaja.

Baturaja, Sumselupdate.com – Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Baturaja selama kurang lebih lima jam, akhirnya empat tersangka dugaan korupsi pengadaan seragam kepala desa se-Kabupaten OKU mengenakan rompi tahanan kejaksaan, Selasa (9/5/2017).

Keempat tersangka yakni WS, mantan Kepala PMD OKU, AZ sebagai Ketua Pokja, BD sebagai PPTK dan ES selaku penyedia barang.

Read More

Sekitar pukul 12.25 WIB empat tersangka keluar memakai rompi warna merah dan digiring petugas menuju mobil tahanan.

Masing-masing rompi ada nomornya, salah satu tersangka yakni WS nampak terlihat santai atas masalah yang dihadapinya.

Tak sepatah kata pun keluar dari mulut empat tersangka ini saat awak media coba bertanya.

“Hari ini sudah tahap dua. Penahanan tersangka sudah dilakukan sejak Kamis (4/5). Karena beberapa sebab,” kata Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari, melalui Kasat Reskrim AKP Harmianto SH MSi, didampingi Iptu Dwi Sapriadi SH.

Harmianto menambahkan selain menahan para tersangka, pihaknya juga mengamankan beberapa barang bukti. Berupa dokumen penawaran kontrak,  dokumen kontrak dan lainnya, serta hasil audit BPKP.

Dari hasil audit BPKP terdapat kerugian negara sebesar Rp319.611.382 dari jumlah anggaran sekitar Rp985 juta. Anggaran itu untuk pengadaan seragam kades, perangkat dan BPD di OKU sebanyak 1.774 setel.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 2, 3 dan Pasal 8 Undang-Undang Tipikor jo Pasal 55 KUHP. “Ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” tambahnya.

Dengan diserahkannya berkas dan barang bukti serta tersangka yang melibatkan 3 mantan pejabat di Kabupaten OKU dan 1 orang pemborong ini, ‎ maka selanjutnya kasus ini akan segera memasuki babak baru yakni akan segera ditangani oleh pihak Kejaksaan Baturaja untuk nantinya masuk dalam tahap persidangan kasus korupsi di Palembang. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts