Palembang, Sumselupdate.com – Ketua umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy menghadiri musyawarah wilayah (Muswil) VIII DPW PPP Sumatera Selatan (Sumsel) di hotel Aston, Palembang, Senin (25/7).
Muswil dengan agenda pemilihan Ketua DPW PPP Sumsel, tersebut dihadiri pula Sekretaris Daerah Sumsel, Mukti Sulaiman, Ketua DPRD Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas, Plt Bupati OI, Ilyas Panji Alam, Wakil Walikota Palembang terpilih, Fitrianti Agustinda, anggota DPR RI H Dodi Reza Alex , anggota DPD RI Hendri Zainuddin serta sejumlah pengurus partai di Sumsel.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, H Mukti Sulaiman mewakili Gubernur Sumsel dalam Pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sumsel di Hotel Aston Palembang, mengatakan perihal tidak datangnya orang nomor satu di Sumsel dalam acara tersebut.
“Sampai dengan Sabtu kami di Bandung ada acara. Kemarin, kami pulang ke Palembang, dia (Gubernur) mampir di Jakarta bertemu Pak Wapres. Beliau menyampaikan salam dan permohonan maaf kepada ketum (PPP),” katanya.
“Sampai dengan Sabtu kami di Bandung ada acara. Kemarin, kami pulang ke Palembang, dia (Gubernur) mampir di Jakarta bertemu Pak Wapres. Beliau menyampaikan salam dan permohonan maaf kepada ketum (PPP),” katanya.
Mukti Sulaiman menambahkan, PPP yang merupakan partai besar dan kuat. Diharapkan dapat mengutamakan persatuan umat, untuk menghasilkan pemimpin yang patut diteladani, dan mendapatkan pengurusan yang solid.
“Sehingga muswil dapat berjalan sesuai AD/ART. Jika terdapat permasalahan internal diselesaikan secara intenal. Dengan tetap memegang teguh norma yang berlaku. Jika terdapat perbedaan pendapat hal wajar dalam demokrasi,” katanya.
Selain itu Pemerintah Provinsi Sumsel mengingatkan kepada partai politik (parpol) dan instansi terkait lainnya untuk bersiap menyukseskan pemilihan gubernur (pilgub) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) kabupaten/kota di Sumsel pada 2018 mendatang.
Karena menurutnya untuk menyukseskan pemilu 2018 mendatang, baik itu Pilgub dan diikuti Pilkada 9 kabupaten/kota. Diperlukan kesiapan dan persiapan matang.
“Agar pilkada dapat berlangsung aman, jujur dan adil,” ujarnya.
Sekda menambahkan, sejak kepemimpinan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin yang dimulai pada 2008 hal pertama yang dicanangkan, adalah sekolah gratis. Karena, sekolah gratis menerangi kebodohan, dan kunci kesuksesan adalan pendidikan.
“Setelah dicanangkan sekolah dan berobat gratis, jumlah masyarakat yang sakit secara persentase berkurang. Berobat sekarang tanpa uang, baru batuk dan pilek sudah datang ke puskemas,” katanya.
Lanjutnya, mewujudkan pendidikan gratis di tahun 2015, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin me-launching pendidikan gratis sampai ke perguruan tinggi yang telah bekerjasama dengan pemprov dan terakreditasi A.
Ketua umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy menilai Muswil VIII DPW PPP Sumsel dinilainya sebagai ajang silaturahmi dan bergerak bersama guna memajukan PPP.
“Karena kekuasaan itu digerakkan di antara kita, kalau dia tidak bergerak maka kekuasaan itu tidak bergulir dan bergeraknya harus bersama-sama karena kalau sendiri itu suatu perbedaan, kita harus bersama-sama,” katanya.
Romahurmuziy mengatakan kepengurusan di bawah kepemimpinannya merupakan PPP yang sah.
“Kami seluruh PPP tidak ada lagi dualisme. Di mata pemerintah, di mata rekan-rekan partai politik, di mata tokoh masyarakat hanya ada satu PPP. Kalaupun ada satu-dua orang saja yang masih terus mempertahankan pandangannya ya barangkali mau bikin partai sendiri,” katanya.
Pihaknya sendiri diakuinya telah mengajak kubu lain untuk bergabung. Jikapun ada yang menolak, dia tak mempersoalkan.
Plt DPW PPP Sumsel, Muslih Qorie menyampaikan muswil merupakan amanah AD/ART Partai dan merujuk pada SK Menkumham nomor M.MH.06.AH.11 tahun 2016 tentang pengesahan susunan personalia DPP PPP.
“Di bawah pimpinan Ketua Umum DPP PPP, Romahurmuziy adalah yang sah,” ujar Muslih Qorie. (ery)











