Muba Kelola Pangan Lokal Jadi Makanan Bergizi

Lomba Cipta Menu Pangan Lokal Bergizi, Beragam Seimbang dan Aman (B2SA) tahun 2021 Tingkat Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (16/11/2021).

Sekayu, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba menggelar Lomba Cipta Menu Pangan Lokal Bergizi, Beragam Seimbang dan Aman (B2SA) tahun 2021 Tingkat Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (16/11/2021) bertempat di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba.

Acara perlombaan secara resmi dibuka oleh Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs Yusuf Amilin. Pada kesempatan ini Yusuf  mengatakan, seiring dengan pertumbuhan masyarakat yang kian hari kian meningkat maka kebutuhan akan pangan ikut meningkat, sebagai kebutuhan pokok utama manusia serta menjadi komponen dasar untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Read More

Oleh karenanya pola konsumsi pangan merupakan perilaku penting yang dapat mempengaruhi keadaan gizi seseorang. Dalam rangka mendukung upaya tersebut, serta konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dengan memanfaatkan pangan lokal, menjadi sangat penting untuk diterapkan dalam pola konsumsi sehari-hari. Salah satunya dilakukan Lomba Cipta Menu Pangan Lokal B2SA.

“Melalui kegiatan Lomba Cipta Menu Pangan Lokal B2SA ini, semoga bukan sekedar acara seremonial saja tetapi menjadi pemacu kreativitas dan inovasi bagi masyarakat Muba untuk mengembangkan pangan lokal yang bernilai komersial berupa oleh-oleh makanan khas bumi serasan sekate,”ujar Yusuf.

Lanjutnya, diharapkan juga mampu menumbuhkan minat masyarakat untuk mengolah potensi bahan pangan lokal menjadi pangan yang sehat dan aman, dengan komposisi gizi seimbang. Disamping itu pula untuk memberikan nilai ekonomis dan nilai tambah pengolahan dan pemanfaatan produk pangan lokal yang berkelanjutan.

“Untuk itu, kami ucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan kabupaten Muba yang telah cepat tanggap dalam merespon Peraturan Presiden RI No 22 Tahun 2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal. Pemkab Muba sangat mendukung langkah yang telah diambil. Dengan mensosialisasikan lomba cipta menu pangan lokal B2SA serta mendorong TP PKK Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan/Desa, (KWT) dan lainnya untuk terus memanfaatkan dan menciptakan keanekaragaman makanan yang berasal dari bahan pangan lokal,” tuturnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba H Ali Badri ST MT menyampaikan, ketersediaan pangan yang cukup belum tentu dapat menjamin terhindarkan masyarakat dari masalah pangan dan gizi. Adapun maksud serta tujuan digelarnya lomba cipta menu pangan lokal ini merupakan salah satu upaya dalam rangka menggali potensi, mengembangkan kreatifitas dalam menciptakan menu pangan lokal, mengangkat citra dan bermartabat pangan lokal, memasyarakatkan pangan lokal di daerah kita yang sesuai potensi sumber daya yang ada di wilayah. Ini juga dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang bertujuan mengurangi angka kemiskinan dan stunting.

“Dalam perlombaan ini, diikuti oleh 15 kecamatan yang ada di Muba dan juga ada Kelompok Tani Wanita (KWT) yang hadir menunjukkan hasil tani nya masing-masing. Kemudian akan di nilai oleh lima orang juri diantaranya, Dra Herliyani, Yulianti SAP MKes, Meria Adinda SPd, Yesi Mayasari SGZ, dari TP PKK Kabupaten, ahli gizi, ahli nutrisi dan Imran Alkhudrie, dari media massa. Semoga dalam pelaksanaannya acara ini dapat berjalan dengan baik dan dapat terus berlanjut hingga di tahun-tahun berikutnya,” tandasnya.

Sementara, Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Muba Susy Imelda Beni Hernedi menyampaikan, saat ini  ada banyak produk-produk yang siap saji yang kini semakin mudah diperoleh. Namun, jika produk siap saji seperti ini sering dikonsumsi secara berlebihan tidak akan baik bagi kesehatan tubuh.

“Adapun beberapa cara untuk menyiasati agar tidak terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji ialah dengan, dilakukan pengembangan sumber daya pangan lokal. Mari kita kreasikan apa yang menjadi pangan lokal yang ada di Muba. Memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan yang bergizi B2SA 4 sehat dan 5 sempurna. Semoga melalui kegiatan ini dapat menimbulkan banyak inovasi,” pungkasnya. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.