Festival Manau Kuning Muba Didorong Menjadi Tren Pariwisata Masa Depan

Festival Manau Kuning

Sekayu, Sumselupdate.com – Pemulihan perekonomian pasca Covid-19 dari sektor pariwisata menjadi gebrakan positif  Pemkab Musi Banyuasin.

Demikian disampaikan Plt Bupati Muba Beni Hernedi, SIP, saat meresmikan obyek Wisata Manau Kuning Desa Jirak Jaya Kecamatan Jirak Jaya, Selasa (16/11/2021).

Read More

“Sektor pariwisata sangat terpukul akibat pandemi Covid-19 ini, oleh karena itu Pemkab Muba melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata perlu segera melakukan pengembangan di sektor pariwisata. Kita  yakin mampu berperan dalam pemulihan ekonomi,” ucap Ketua PMI Muba itu.

Dikatakan Beni, Kabupaten Muba secara geografis memang tidak punya gunung, pantai dan lainnya, tapi punya alam luas yang bisa dikemas sedemikian mungkin, sehingga bisa diangkat menjadi obyek wisata.

“Datang dan melihat langsung wisata Manau Kuning saya sangat takjub, suasana yang sejuk dan instagramable. Inilah tren pariwisata masa depan yang patut dicontoh kecamatan lainnya, karena Kecamatan Jirak Jaya sudah lebih maju dari kecamatan yang lain dalam sektor pariwisata,” sebutnya.

Pada kesempatan tersebut, Plt Bupati juga mengingatkan kepada masyarakat dan pengelola obyek wisata untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Ingat pandemi Covid-19 belum berakhir. Jadi kita harus terus menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam aktifitas pengelolaan obyek wisata ini,” imbuhnya.

Sementara itu  Camat Jirak Jaya Yudi Suhendra, SSos, MSi, mengatakan pemilik obyek wisata Manau Kuning adalah Samsirun, mantan Kades Jembatan Gantung.

Diceritakan, Manau Kuning adalah anak dari Sungai Keruh, dan Sungai Keruh adalah anak dari Sungai Musi. Manau Kuning merupakan salah satu saksi sejarah perjuangan, tepatnya pada 2 agustus 1945 terjadi peperangan antara Gerakan Persatuan Pemuda Islam yang dipimpin Laskar Jimbun melawan Belanda tepat di pintu jembatan Manau Kuning, yang sekarang bertepatan di lokasi wisata Manau Kuning.

“Dengan adanya Festival Manau Kuning, paling tidak bisa menggelorakan kembali kegiatan masyarakat dengan tetap mematuhi prokes Covid-19. Untuk bisa masuk ke wisata Manau Kuning, masyarakat diminta untuk menunjukkan  kartu vaksin, jika belum ada maka telah disiapkan stand untuk masyarakat melakukan suntik vaksin, dengan demikian mewujudkan herd immunity dapat tetap dilaksanakan,” ungkapnya.

Acara Festival Manau Kuning turut dihadiri Anggota DPRD Muba, Karan Karnedi, SH,  Staf Ahli Bupati bidang Keuangan H Zabidi, SSos, MSi, Asisten II Setda Muba Drs H Yusuf Amilin, Kepala Dipopar Muba Muhammad Fariz, SSTP, MM, Kadinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP dan Kepala OPD lainnya serta Wakil Ketua I TP PKK Muba Susy Imelda Beni dan Ketua DWP Muba Hj Asna Aini Apriyadi. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.