Palembang, Sumselupdate.com – Sungguh malan nasib menimpa F (16), siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Palembang.
Biasanya terkenal riang, namun saat ini berubah menjadi pendiam.
Merasa curiga akhirnya orang tua mengajak anaknya bicara dan akhirnya terungkap apabila F sudah menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh Ujang (49) oknum penjaga sekolah.
Didampingi orang tuanya, F mengatakan kejadian malang yang menimpa dirinya terjadi pada 19 April 2017 lalu sekitar pukul 17.00.
Di mana, saat itu terlapor menelpon dirinya dan menyuruh untuk datang ke rumah terlapor yang berada tak jauh dari rumahnya.
Setelah sampai di rumah terlapor, tubuh korban yang tinggal di Jalan Pengeran Antasari, Lorong Antasari, No 388, RT 14, RW 03, Kelurahan 14 Ilir, Palembang ditarik paksa pelaku ke dalam.
“Saya sempat menolak dan pergi Pak, tapi dia malah mencegah saya dan memaksa membuka celana,” ujarnya.
Walaupun sempat menolak, dirinya pun tak kuasa menuruti perkataan terlapor dan pencabulan pun tak terelakan.
“Baru satu kali dia seperti itu pak, saya terkejut.Saya sempat berontak tapi dia malah menahan saya pak,” ungkapnya.
Menurut korban saat kejadian terlapor melakukan hal tersebut di rumah terlapor tepatnya berada di dalam kamar.
“Di rumahnya tak ada orang Pak, dia itu memang tak ada istri,” ungkapnya.
Dirinya mengaku mengenal terlapor sudah cukup lama karena dirinya bersekolah di SD tempat terlapor menjaga.
“Saya baru berani cerita kepada orang tua saya Pak karena selama ini takut,” ungkapnya dengan lugu.
Sementara itu, Kanit PPA Polresta Palembang, Iptu Heni mengatakan,pihaknya telah menerima laporan korban tersebut.
“Kita sudah minta untuk visum, dan ini akan segera kita proses,” katanya. (tra)











