Miris, Ditabrak Honda Jazz di Depan Polrestabes Palembang, Begini Kondisi Bocah Sembilan Tahun Ini

Dianawati, ibunda Sandika Zain.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Sungguh miris nasib menimpa Sandika Zain (9), warga Jalan Gubernur Achmad Bastari, Lorong Karya, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Bacaan Lainnya

Nyawa bocah ini nyaris saja melayang lantaran menjadi korban tabrak lari oleh kendaraan roda empat.

Peristiwa tabrak lari ini sendiri terjadi di seberang gedung Polrestabes Palembang yang terletak di Jalan Gub H Bastari, 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Kota Palembang, Sabtu (26/12/2020), sekitar pukul 17.30 WIB.

Akibat lakalantas ini korban mengalami patah kaki di bagian tulang kering serta luka lecet di beberapa bagian tubuhnya sehingga harus dilarikan ke IGD Rumah Sakit Bari Palembang.

Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian bernama Yanto (35) mengaku, korban ditabrak mobil Honda Jazz yang langsung lari usai menabrak tubuh bocah tersebut.

“Posisi saya saat itu sedang mengunting rambut di dalam toko. Tiba-tiba saya mendengar suara keributan, ternyata ada seorang bocah yang sedang tergeletak yang diketahui habis ditabrak mobil honda Jazz warna hitam,” ujar Yanto (35) saat ditemui TKP, sore tadi.

Sementara itu, Dianawati (31) orang tua korban menuturkan, saat kejadian anak saya bersama temanya hendak mengunting rambut di The Jalu Barber Shop yang berada di seberang Mapolrestabes Palembang

“Tanpa sepengetahuan anak saya dengan temannya pergi mengunting rambut. Tak lama kemudian, teman anak saya memberitahukan kalau anak saya sudah menjadi korban tabrak lari dan dilarikan ke Rumah Sakit Bari Palembang,” terang Dianawati saat ditemui di kediamannya, malam ini.

Dikatakan Dianawati, saat ini anaknya sedang dirawat di ruangan Zal anak lantai 2 Rumah Sakit Bari Palembang dan harus menjalankan operasi.

“Saat ini saya masih bingung antara operasi atau mau diurut lantaran harus berdiskusi dengan suami,” ungkapnya.

Dianawati menambahkan, dengan adanya pemberitaan ini kami harap pelaku yang menambrak anaknya dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Kepada aparat kepolisian saya harap pelaku dapat ditangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatanya agar anak saya bisa beraktifitas seperti biasa,” ujarnya sedih. (**)

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.