Miliki Gejala Mirip Covid-19, Assisten III Pemkot Pagaralam Meninggal Dunia Dinihari Tadi

Almarhum Haryono Dhani Asisten III (tiga) Pemerintah Kota (pemkot) Pagaralam

Laporan : Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Kabar Duka menyelimuti Pemerintahan Kota Pagaralam, salah satu Aparatur Negeri Sipil (ASN) terbaiknya, dikabarkan meninggal dunia yaitu Asisten III (tiga) Pemerintah Kota (pemkot) Pagaralam Haryono Dhani yang merupakan kasus positif dengan nomor 115 meninggal dunia. 

Sebelum meninggal almarhum sempat diumumkan menjadi salah satu warga Kota Pagaralam yang dinyatakan Positif terpapar Covid-19 pada Jumat (8/1/2021) kemarin.

Almarhum dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 23.00 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besemah. Tadi malam, Senin (11/1/2021) almarhum langsung dikebumikan sekitar pukul 02.00 WIB dipemakaman keluarga namun dengan dengan protokol kesehatan oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Pagaralam.

Meninggalnya asisten III Pemkot Pagaralam ini menambah kasus meninggal warga Pagaralam akibat terpapar Covid-19. 

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian saat dihubungi membenarkan jika ada tambahan kasus meninggal karena terpapar Covid-19 di Kota Pagaralam yaitu kasus 115.

“Ya ada penambahan kasus terpapar Covid-19 yang meninggal dunia yaitu kasus 115. Almarhum ini merupakan pejabat di Pemkot Pagaralam sebagai asisten III di Sekretariat Pemkot Pagaralam,” ujar Samsul saat dihubungi Sumselupdate.com Via Whatsapp, Senin (11/1/2021).

Dikatakan Samsul, bahwa almarhum ini masuk rumah sakit pada 7 Januari 2021 kemarin. Karena mempunyai gejala mirip dengan Covid-19 pihak Satgas melakukan pengambilan sampel swabnya. 

“Pada 8 Janurai 2021 sekitar pukul 20.30 WIB hasil swabnya keluar dan dinyatakan positif Covid-19,” katanya.

Karena memiliki gejala dan mempunyai penyakit bawaan, alhamrhum diisolasi dan dirawat di RSUD Besemah. Namun pada Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 23.00 WIB almarhum meninggal dunia.

“Tadi pagi sekitar pukul 02.00 WIB almarhum langsung dimakamkan dipamakaman keluar di Desa Keban Agung dengan perotokol Covid-19 ketat,” jelasnya.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.