Advertorial: Menko PMK dan Bupati Mura Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kampus ITMS

Kamis, 31 Maret 2022
Sambutan pada acara peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan gedung Kampus Institut Teknologi Muhammadiyah Sumatera (ITMS) di Desa D Tegalrejo, Kecamatan Tugumulyo.

Laporan: Marwan Ashari

Muarabeliti,sumselupdate.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (PMK), Prof Dr Muhadjir Effendi, M.AP didampingi Bupati Mura, Hj Ratna Machmud, melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan gedung Kampus  Institut Teknologi Muhammadiyah Sumatera (ITMS) di Desa D Tegalrejo, Kecamatan Tugumulyo.

Read More

Setelah itu, Menko PMK juga didampingi Ketua DPRD Mura, Azandri, Ketua Muhammadiyah Kabupaten Mura dan Rektor UMP menandatangani prasasti, Kamis (31/3/2022).

Penyambutan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (PMK), Prof Dr Muhadjir Effendi, M.AP .

Bupati Mura, Hj Ratna Machmud, mengatakan, sangat menginginkan  perguruan tinggi lebih banyak di wilayah Kabupaten Mura.

“Saya sangat mendukung dan  mengapresiasi, serta merasa bersemangat dengan lahirnya ITMS di Mura,” katanya.

Dia juga mengungkapkan, suatu kembanggaan Menko PMK dapat hadir langsung di Kabupaten Mura, untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung kampus ITMS.

Foto bersama.

“Sebagai tempat belajar atau ruang kelas. Sementara ini saya sudah siapkan ruko di Muara Beliti. Di samping itu saya sudah siapkan lahan untuk bangun kampus,” imbuhnya.

Sementara itu Menko PMK  Prof Muhadjir Effendi,  mengapresiasi dukungan Bupati Mura, Hj Ratna Machmud, dalam berdirinya ITMS. Dengan adanya Perguruan Tinggi  Daerah akan cepat maju.

“Kalau sebuah daerah mau cepat maju, maka dirikan universitas atau perguruan tinggi,” katanya.

Peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan gedung Kampus Institut Teknologi Muhammadiyah Sumatera (ITMS) di Desa D Tegalrejo, Kecamatan Tugumulyo.

Itu agar, tidak terjadi migrasi otak. Artinya jangan sampai anak-anak terbaik pergi keluar untuk belajar, dan tidak kembali untuk daerahnya.

“Kenapa. Karena di daerah itu tidak disediakan tempat orang yang berotak, untuk bisa bertahan ditempat itu,” timpalnya.

Karena itu, dia sangat mendukung kebijakan Bupati Mura, Hj Ratna Machmud bahwa di Mura harus segera dibentuk perguruan tinggi.

“Bupati harus tahu, banyak sekali alumni Universitas Muhamadiyah Malang dari Mura. Jadi alhamdulillah mereka mau balik kesini, sehingga bisa membesarkan Musi Rawas,”pungkasnya. (Adv)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts