Bantul, Sumselupdate.com – Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki banyak kekayaan alam yang potensial dikembangkan menjadi destinasi wisata. Salah satunya adalah Muara Sungai Opak di Kabupaten Bantul yang menawarkan aliran sungai tenang di antara perbukitan hijau serta pemandangan alam yang asri.
Keindahan tersebut menjadikan kawasan ini tempat ideal untuk menikmati olahraga air, khususnya selancar dayung berdiri atau stand up paddle.
Stand up paddle merupakan olahraga air yang menggabungkan unsur selancar (surfing) dan kano.
Pesertanya berdiri di atas papan sambil menggunakan dayung untuk bergerak dan menjaga keseimbangan di permukaan air.
Salah satu pelaku wisata stand up paddle di Bantul adalah Hendra (37). Awalnya, ia bersama rekan-rekannya hanya bermain paddling di kawasan muara Sungai Opak.
Namun sejak 2022, Hendra mulai mengembangkan kegiatan tersebut menjadi trip wisata. Menurutnya, wisata ini menarik karena menggabungkan keindahan alam dengan aktivitas olahraga yang menyehatkan.
Saat ini, kegiatan stand up paddle belum dibuka secara harian. Wisatawan perlu melakukan pemesanan terlebih dahulu untuk menikmati pengalaman seru di atas air ini.
Sebelum memulai kegiatan, pemandu biasanya memberikan arahan kepada peserta mengenai cara menaiki papan paddle dengan benar.
Para peserta diajarkan menjaga keseimbangan, teknik mendayung, hingga cara berdiri di atas papan.
Pemandu juga memastikan seluruh peserta mengenakan perlengkapan keselamatan, seperti rompi pelampung, demi keamanan selama beraktivitas di air.
Indri (22), wisatawan asal Godean, Kabupaten Sleman, mengaku baru pertama kali mencoba kegiatan stand up paddle.
Menurutnya, olahraga air ini memberikan pengalaman berbeda dalam menikmati keindahan alam.
“Menyenangkan sekali! Awalnya memang sulit karena harus menyeimbangkan papan. Saya beberapa kali terjatuh saat mencoba berdiri, tapi justru di situlah letak keseruannya,” ujar mahasiswi yang tengah menempuh studi di salah satu universitas di Yogyakarta itu.
Para pengelola wisata berupaya mengembangkan potensi wisata stand up paddle di Muara Sungai Opak dengan melibatkan warga sekitar.
Mereka mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, mulai dari menyiapkan sarapan bagi peserta, menyediakan minuman hangat selepas paddling, menjadi pemandu lokal, hingga membantu dokumentasi kegiatan.
Kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan bagi pengunjung, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga kelestarian alam Yogyakarta.
(**)











