Mengaku hanya Ikut-Ikutan, Lucky tetap Diamankan Karena Mencuri Besi

Rabu, 16 Januari 2019
Pelaku pencutian besi milik Pertamina hanya mampu tertunduk lesu saat diinterogasi petugas.

Palembang, sumselupdate.com – Mengaku hanya diajak saja untuk mengangkat besi, namun tetap membuat Lucky Satria (20), warga Jalan Pipa Raya Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I, Palembang, diamankan petugas Pidum Polresta Palembang, bersama rekannya, Fahmi (32), warga Jalan Perum Top Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring, Palembang, Rabu (16/1).

Keduanya diamankan petugas saat berada di rumahnya masing-masing. Meski sempat tak mengakui perbuatannya, namun keduanya pun tetap digiring petugas pidum ke Polresta Palembang, guna mempertanggung jawabkan ulahnya.

Read More

Informasi yang dihimpun, ditangkapnya kedua pelaku berawal saat salah petugas kepolisian sedang melakukan patroli di TKP (tempat kejadian perkara), pada Senin (14/1/2019) di seputaran Jakabaring Opi Mall Palembang.

Lalu melihat kedua pelaku sedang membawa besi support dari PT Pertamina Pil Prabumulih di TKP. Kemudian petugas pun memberitahu kepada pelapor Fajar (30), yang merupakan security PT tersebut sehingga kedua pelaku langsung diamankan.

“Benar ditangkapnya kedua pelaku, berawal dari petugas kami yang melihat keduanya membawa besi di TKP. Lalu berkoordinasi dengan sekuriti setempat, keduanya langsung diamankan,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Wakasat Reksrim AKP Andi Ginanjar Aliya Sukmana.

Lanjutnya, hingga kini kedua pelaku sedang diambil keterangan terkait aksi mereka. “Atas ulahnya kedua pelaku akan dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman kurungan penjara 5 tahun,” ungkap Yon.

Ada pun barang bukti yang diamankan, yakni 2 batang besi support milik PT Pertamina Prabumulih, dan 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna merah hitam BG 2053 IH, yang digunakan pelaku untuk mengangkat besi hasil curiannya.

Sedangkan, Lucky mengaku, dirinya hanya diajak oleh rekannya Fahmi untuk menemaninya mengangkat besi yang ada di TKP. “Saya waktu itu ada di rumah Pak, sedang tidur. Lalu dibanguni oleh Fahmi minta ditemanimembawa besi itu,” ungkap Lukcy mengaku tak tahu bahwa besi itu adalah barang curian.

Lanjutnya, rencana besi itu akan di jual dikawasan pasar 7 Ulu. “Belum dijual Pak. Rencana akan dijual. Namun kami sudah ditangkap oleh petugas,” katanya menyesal. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts