Jakarta, Sumselupdate.com –Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Nofiadi diciduk Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan, karena diduga mengonsumsi sabu bersama sejumlah orang. Bagaimana espons Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo?
“Komentar saya menyedihkan dan mengecewakan. Sebagai kepala daerah harusnya memberi contoh kepada warganya yang dipimpinnya, malah menunjukkan perilaku yang tidak benar,” ucap Tjahjo dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Senin (14/3).
Tjahjo mengapresiasi langkah BNN yang pro aktif memberantas penggunaan narkotika hingga tingkat pimpinan daerah. Tentu kata Tjahjo, BNN sudah mencermati lama kegiatan itu sebelumnya.
“Saya sebagai Mendagri mempertimbangkan untuk diusulkan diberhentikan saja dari jabatannya sebagai kepala daerah,” tegas Tjahjo.
“Tentunya ada proses dan mekanisme yang harus diikuti, ini kan katagori tertangkap tangan,” imbuhnya.
Tjahjo juga heran soal tes kesehatan bagi calon kepala daerah yang tidak mendeteksi bupati Ogan Ilir sebagai pengguna. “Kalau tes kesehatan ada keharusan bukti positif negatif narkoba,” ucap Tjahjo.
“Harus diusut serta dokternya atau rumah sakitnya kenapa sampai bisa lolos,” tambahnya. (hyd)











