Mencoba Kabur, Pencuri Motor Diganjar Timah Panas

Rabu, 11 Desember 2019
Dua pencuri sepeda motor diamankan petugas.

Palembang, Sumselupdate.com – Berbekal nyanyian tersangka Ruslan Abdul Gani (34), anggota Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel meringkus Debi Saputra dari kediamannya di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Lorong Kedukan Bukit I, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan IB II Palembang, Selasa (10/12).

Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dengan menembak kedua kaki pelaku karena mencoba kabur saat penangkapan. Ruslan dan Debi merupakan pelaku pencurian sepeda motor di kawasan Plaju beberapa hari lalu. Saat menjalankan aksinya kedua pelaku dipergoki korban sehingga kedua pelaku diteriaki maling.

Read More

Beruntung bagi tersangka Debi, saat itu ia berhasil lolos dari kepungan warga, sedangkan rekannya, Ruslan ditangkap dan diserahkan ke pihak yang berwajib, bahkan sempat menjadi sasaran amuk massa warga. Berdasarkan catatan kepolisian, selain di kawasan Plaju, pelaku juga terlibat pencurian sepeda motor di sembilan kawasan berbeda di Kota Palembang.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan modus kedua tersangka dalam melancarkan aksi pencurian sepeda motor dengan berkeliling berjalan kaki dan setelah terlihat mangsanya kedua tersangka langsung beraksi.

“Pada umumnya pelaku mencari mangsa dengan berboncengan, salah satu pelaku berperan sebagai pemetik dan satunya lagi sebagai pilot. Namun kedua pelaku ini sengaja berjalan kaki keliling mencari mangsa,” ujarnya.

Lanjut Suryadi, saat kedua tersangka melancarkan aksinya di kawasan Plaju aksi kedua tersangka dipergoki pemilik motor. Tersangka Ruslan berhasil diamankan warga sedangkan tersangka Debi berhasil lolos.

“Dari pengembangan terhadap keterangan tersangka Ruslan, anggota kami menangkap tersangka Debi dari kediamannya. Saat itu tersangka mencoba kabur sehingga diberikan tindakan tegas,” jelasnya.

Sementara itu tersangka Debi mengatakan, sengaja memilih motor Honda Beat karena mudah diambil dan mudah juga untuk dijual. “Satu unit motor kami jual Rp2,5 juta. Motornya kami jual di kawasan Sungai Rebo, Mariana,” tuturnya.

Dikatakan Debi, kunci T yang digunakan saat beraksi dibuat dengan besi baja lalu. “Buat kunci T belajar sama kawan di Sungai Rebo. Kalau untuk dapat satu motor butuh waktu 15 sampai 20 detik,” tuturnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts