Palembang, Sumselupdate.com – Aan Markanto (25) dan Reza Nopian (22) spesialis pencurian sepeda motor ini hanya bisa menahan sakit setelah ditembak di bagian kakinya masing-masing oleh anggota Subdit III Jatanras Polda Sumsel.
Dua warga Desa Hulak Kembahang, Pamulutan, Kabupaten Ogan Ilir ini terpaksa dihadiahi timah panas oleh petugas lantaran melakukan perlawanan saat akan ditangkap di Jalan Lintas Palembang-Inderalaya, Senin (31/7).
Keduanya diketahui melancarkan aksi pencurian sepeda motor Yamaha Mio Soul GT di rumah korban Muhammad Encep di Jalan Puncak Sekuning, Kecamatan Ilir Barat I pada April lalu.
Pelaku masuk pekarangan rumah dengan cara memanjat pagar. Saat itu motor korban sedang diparkir di pekarangan, setelah masuk pelaku Aan lalu merusak kunci kontak dengan kunci T, sedangkan Reza mengawasi situasi.
“Motornya waktu itu kami jual Rp3 juta dan uangnya kami bagi rata. Kunci T yang kami gunakan untuk mengambil motor beli sama orang,” kata kedua pelaku saat dihadirkan di Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Rabu (1/8/2018).
Kasubdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara Jaya menuturkan kedua pelaku ditangkap setelah menerima laporan korban Muhammad Encep warga Jalan Puncak Sekuning yang telah kehilangan sepeda motor milik nya.
“Kedua pelaku ditangkap saat akan menjual motor yang diduga hasil curian. Anggota mendekati dan melakukan penangkapan, namun pelaku turun dari motor dan mengeluarkan senjata tajam. Karena membahayakan, petugas melakukan tindakan tegas terhadap pelaku,” katanya.
Dijelaskannya, dalam menjalankan aksinya kedua pelaku memanjat pagar rumah korban, kemudian tersangka Aan masuk ke halaman rumah lalu mengambil motor dengan merusak kunci motor menggunakan kunci T. “Sedangkan peran Reza mengawasi dari luar, setelah mendapat motor para pelaku melarikan diri,” tutupnya.
Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti dua unit sepeda motor dan satu bilah sajam jenis pisau yang digunakan untuk mengancam petugas. (tra)











