Melawan Petugas. Perampok Bendahara PWI Mura Tersungkur Didor!

Tersangka AZ saat diamankan Tim Macan Sat Reskrim Kepolisian Resort (Polres) Lubuklinggau.

Laporan: Marwan Ashari

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Tim Macan Sat Reskrim Kepolisian Resort (Polres) Lubuklinggau dalam hitungan jam berhasil mengungkap kasus perampokan bendahara PWI Musi Rawas (Mura).

Bacaan Lainnya

Ini setelah pelaku begal berinisial AZ, warga Dusun Baru, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau diringkus petugas pada Jumat (17/6/2022) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam penyergapan itu, tersangka AZ didor petugas dengan timah panas di kaki bagian kiri lantaran melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Kini, pelaku sudah dibawa ke Mapolres Lubuklinggau untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi melalui Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP M Romi, SH, MH membenarkan adanya penangkapan tersangka begal terhadap Bendahara PWI Musi Rawas, Andi Salahuddin.

“Tersangka merupakan residivis atas kasus curas, curat dan penggelapan yang sudah dijalani hukumannya,” ungkapnya.

Menurut Kasat, saat ini masih dilakukan pengembangan, kemungkinan adanya tindakan kriminal lain yang dilakukan tersangka.

“Sedang kami kembangkan, adanya keterlibatan kasus lainnya, baik laporan di Polsek maupun di Polres,” jelasnya.

Sementara itu, kendaraan roda dua merk Yamaha Vega warna biru milik korban, berhasil ditemukan di Desa Lubuk Rumbai, Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Mura.

“Untuk lebih lengkapnya, kita masih menunggu Kapolres untuk menggelar press rilis, sabar ya,” kata Kasat.

Peristiwa perampokan menimpa Andi Salahuddin yang terjadi pada Kamis (16/6/2022) sekitar pukul 19.00 WIB, sempat menghebohkan kalangan wartawan di Bumi Silampari.

Andi yang kesehariannya berprofesi sebagai wartawan harus menerima luka goresan di bawah pelipis mata kanan hingga mengharuskannya mendapat tindakan operasi oleh tim medis RS AR Bunda.

Peristiwa begal tersebut, saat korban hendak menghadiri yasinan di kediaman almarhum Bastian yang tidak jauh dari rumah korban.

Dengan mengendarai kendaraan roda dua merk Yamaha Vega birunya, korban melaju melalui jalan H Karim yang terbentang di antara perkebunan karet milik warga.

Sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Andi melihat lampu jalan yang menerangi Jalan H Karim tersebut padam.

Lalu korban menghentikan kendaraannya dan berniat untuk menghidupkan lampu jalan tersebut dengan mengaktifkan NCB yang ada di salah satu tiang listrik di TKP itu.

Belum sempat menghidupkan lampu jalan, korban mendapat serangan dari orang tidak dikenal dari arah belakang dengan menghantam wajah korban tepatnya di pipi kanan yang mengakibatkan, luka dalam dengan goresan sepanjang kurang lebih 15 sentimeter.

Mengetahui nyawanya terancam, korban langsung berlari meninggalkan TKP menuju rumahnya berjarak 200-an meter dengan kondisi wajah yang berlumuran darah.

Sementara, kendaraan roda dua Vega Biru yang selalu menemani korban menjalani aktivitas jurnalistiknya, raib dibawa kabur pelaku. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.