Jakarta, Sumselupdate.com – Rencana massa GNPF Aksi 55 melakukan longmarch ke Mahkamah Agung (MA) tidak jadi dilaksanakan. GNPF akhirnya memutuskan untuk berbagi tugas, dengan hanya mengirim 12 orang delegasi.
“Pada awalnya kita semua ingin longmarch ke MA. Tetapi pimpinan GNPF beserta ulama melihat bahwa karena di luar telah banyak juga massa, maka kita di sini berbagi tugas dengan mereka,” ujar Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Ustaz Zaitun Rasmin, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (5/5).
Kedua belas orang yang dipilih sebagai perwakilan yaitu Didin Hafiduddin, Kapitra Ampera, Nasrulloh Nasution, KH Shobri Lubis, Ahmad Doli Kurnia, Ahmad Luthfi Fathullah, dan Muhammad Luthfie Hakim. Selanjutnya, Heri Aryanto, KH Nazar Haris, Ustaz Bobby Herwibowo, Ustadz Asufri Sambo, dan Ketua GNPF Ustadz Bahtiar Nasir.
“Di sana mereka telah mewakili kita untuk menunjukkan aspirasi kita, harapan kita, bukan tekanan, apalagi intervensi. Tetapi kita di sini sama-sama berdoa, sama-sama menujukkan kesejukan, bahwa kita tidak menghendaki kecuali tegaknya keadilan dan tegaknya kebenaran,” tegas Zaitun.
Zaitun menambahkan, delegasi yang dikirim tersebut untuk menunjukkan bahwa ada umat Islam yang kini datang di Masjid Istiqlal untuk mengharapkan datangnya keadilan. Harapannya, pengadilan nantinya dapat memutuskan dengan adil saat sidang kasus penistaan agama yang akan digelar pada Selasa (9/5) mendatang. (shn)











