Mantan Bendahara Masjid Sriwijaya Dicecar Belasan Pertanyaan

Mantan Bendahara Masjid Raya Sriwijaya, Mudai Madang.

Palembang, Sumselupdate.com – Untuk kedua kalinya Mantan Bendahara Masjid Raya Sriwijaya, Mudai Madang kembali diperiksa Kejati Sumsel, Kamis (25/3/2021). Pemeriksaan pada Mudai, baru berakhir pada sekitar pukul 16.35 WIB.

Dikonfirmasi awak media, Mudai Madang mengaku dirinya diperiksa terkait tupoksinya sebagai bendahara pembangunan Masjid Raya Sriwijaya saat itu.

Bacaan Lainnya

“Kalau tidak salah saya ditanya dengan belasan pertanyaan. Masih soal bendahara yayasan,” ujar Mudai pada awak media, Kamis (25/3/2021).

Dirinya menjelaskan, pertanyaan pada dirinya mengenai tupoksi bendahara, berapa dana yang masuk dan berapa yang tersisa, sebelum dirinya mengundurkan diri sebagai bendahara pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

“Sesuai pertanyaan saya jawabnya. Waktu saya mejabat sebagai bendahara dana yang masuk itu sebesar Rp130 Miliar rupiah. Lalu saya mengundurkan diri, masih ada sisa Rp81 Miliar lebih ada di kas, waktu saya menyerahkannya (pada bendahara baru),” jelasnya.

Mudai menjelaskan saat dirinya menjabat, sebesar Rp48 Miliar dari dana Rp130 miliar dibayarkan sebagai uang mula pada kontraktor yang menang tender.

“Setelah menang tender sesuai perjanjian kita bayarkan pada kontraktor,” jelasnya.

Sedangkan saat disinggung mengenai sisa uang senilai Rp81 Miliar lebih yang tersisa di kas, Mudai dengan tegas mengatakan, jika hal tersebut bukan haknya untuk menjawab.

“Tanya sama bendahara yang baru. Pak Zainal. Akan tetapi Zainal saat ini menjadi ketua. Bendahara baru saya tidak tahu,”jelasnya.

Dikonfirmasi pada Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman, membenarkan jika Mudai Madang diperiksa hari ini.

“Hari ini ada beberapa saksi yang di periksa, di antaranya Mudai Madang, Mukti Sulaiman dan Ahmad Nasuhi,” jelasnya.

Seperti diketahui, pemeriksaan ini terkait adanya dugaan korupsi Masjid Sriwijaya yang pembangunannya mangrak. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.