Manajemen SFC Gelar Nobar Piala Dunia, Dodi: Saya Jagokan Belgia

Palembang, Sumselupdate.com — Manajemen Laskar Wong Kito memanfaatkan momen Piala Dunia Rusia 2018 untuk mengajak masyarakat nonton bareng (nobar) di pelataran Palembang Icon Sabtu,(23/6/2018).

Acara nobar itu dihadiri Presiden Klub Sriwijaya FC (SFC) Dodi Reza Alex Noerdin. Bersama masyarakat, Dodi menyaksikan pertandingan antara Belgia melawan Tunisia, pada lanjutan babak penyisihan Grup G Piala Dunia Rusia 2018.

Bacaan Lainnya

“Nobar akan kita terus lanjutkan sampai Piala Dunia berakhir. Tentunya kedepan akan kita laksanakan lebih meriah lagi,” kata Dodi.

Dodi melanjutkan tujuan menggelar nobar itu, untuk merapatkan dukungan masyatakat kepada Laskar Wong Kito. Dia berharap semangat piala dunia juga tertanam untuk mendukung tim yang tengah berkerja keras di Liga 1 Indonesia.

“Saya ajak masyarakat sekitar jalan POM Palembang Icon untuk nobar, agar mereka meningkatkan semangat memberikan dukungan kepada SFC,”ucapnya.

Dilanjutkannya SFC sendiri kedepan akan mengikuti kompetisi yang tidak kalah bergengsi Piala Indonesia. Dimana Laskar Wong Kito terdahulu adalah sang juara di laga tersebut.

“Kita mau ke Piala Indonesia. Nah itu perluh support masyatakat. Apa lagi kita sudah tiga kali menjadi juara dengan tiga lambang bintang di dada di kompetisi tersebut. Saya harap masyatakat kecangkan lagi dukungannya kepada SFC kedepan,”pungkasnya.

Jagokan Belgia

Pada Piala Dunia tahun ini, Dodi mengaku menjagokan timnas Belgia. Hal ini, ujar Dodi, karena tim ini diperkuat sejumlah pemain muda yang tengah naik daun di liga-liga Eropa.

“Di tiga piala dunia sebelumnya saya selalu menjagokan Jerman, karena saya melihat pembinaan serius ke pemain usia muda. Dan terbukti pada 2014, mereka juara Piala Dunia. Sekarang saya pilih Belgia karena saya melihat apa yang dilakukan Jerman saat ini dilakukan Belgia,” kata Dodi.

Belgia ada Lukaku (pemain Manchester United) dan Hazard (pemain Chelsea) yang saat ini sedang bagus-bagusnya. Yang saya sayangkan cuma satu, mengapa pemain keturunan Indonesia, Raja Nainggolan tidak dipilih,” tambahnya.

Dukungan ke Belgia ini diberikan juga lantaran Dodi memiliki kedekatan emosional dengan negara tersebut. Pasalnya, Dodi mengatakan jika dirinya sempat tinggal di sana selama tujuh tahun untuk menyelesaikan studi strata satu hingga strata dua.

Di tengah ketatnya persaingan tim-tim kontestan Piala Dunia, Dodi berharap Belgia dapat melenggang mulus ke putaran final dan bertemu Brazil. “Mengapa Brazil, biar seru,” kata Dodi.

Belgia meraih hasil positif pada laga pertama penyisihan grup saat melawan Panama dengan 3-0, kemudian malam ini menghadapi Tunisia dan partai terakhir akan berhadapan dengan Inggris.

Dalam kesempatan acara nobar itu, Dodi mengharapkan doa dari masyarakat Sumsel untuk kemenangan Laskar Wong Kito yang akan mengikuti turnamen Piala Indonesia.

“Sriwijaya FC sudah tiga kali meraih gelar Piala Indonesia, tentunya target kami adalah menang pada turnamen kali ini. Mohon doanya,” kata dia.(tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.